FORUM MEDAN | Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Sumatera Utara, Abdul Thaib Siahaan, menyatakan dukungannya terhadap pasangan KH Dr. Masyhuril Khamis, MM sebagai Ketua Umum dan Syeh Dr H Dedi Iskandar Batubara S.Sos SH MH MSP sebagai Sekretaris Jenderal untuk memimpin PB Al Washliyah.
Menurut Abdul Thaib, pasangan yang disebutnya sebagai “Dwi Tunggal Al Washliyah” tersebut merupakan figur yang paling layak dan pantas dari berbagai aspek untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Pulau Sumatera tersebut pada periode mendatang.
“Kami menilai KH Dr. Masyhuril Khamis dan Syeh Dr. H. Dedi Iskandar Batubara merupakan pasangan yang dapat membawa kemaslahatan bagi seluruh stakeholder Al Jam’iyatul Washliyah, mulai dari tingkat pusat hingga ke ranting-ranting di kelurahan dan desa,” ujar Abdul Thaib, didampingi Bendahara PW ISARAH Sumut, Muhammad Rizky.
Ia menegaskan bahwa kedua tokoh tersebut merupakan representasi kader-kader militan Al Washliyah yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian nyata bagi kemajuan organisasi.
Menurut Abdul Thaib, rekam jejak dan loyalitas keduanya terhadap Al Washliyah tidak perlu diragukan lagi. Karena itu, ia mengaku heran apabila masih ada pihak-pihak yang tidak memberikan dukungan kepada pasangan tersebut.
“Saya justru meragukan segelintir pihak yang tidak mensupport pasangan Dwi Tunggal Al Washliyah,” tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Rizky menilai duet Masyhuril Khamis dan Dedi Iskandar Batubara merupakan kombinasi yang saling melengkapi dalam menjalankan roda organisasi. Keduanya dinilai memiliki kemampuan kepemimpinan yang telah teruji serta pengalaman panjang dalam mengelola organisasi.
“Pasangan ini saling mengisi dan melengkapi dalam memajukan organisasi. Keduanya tidak diragukan kepiawaiannya dalam mengelola organisasi. Selain sudah teruji, sepak terjang keduanya juga telah terbukti membawa Al Washliyah semakin berkibar,” ujarnya.
Muhammad Rizky juga menilai kedua figur tersebut telah memiliki kapasitas sebagai tokoh nasional yang mampu membawa Al Washliyah semakin berperan dalam pembangunan bangsa.
“Keduanya adalah tokoh nasional yang nasionalis dan religius. Keduanya merupakan aset bangsa yang memiliki komitmen kuat untuk membesarkan Al Washliyah serta memberikan kontribusi nyata bagi umat dan negara,” pungkasnya.
Dukungan dari PW ISARAH Sumatera Utara ini menambah deretan aspirasi dari kalangan kader yang menginginkan kepemimpinan PB Al Washliyah ke depan berada di tangan figur yang dinilai memiliki pengalaman, integritas, dan kapasitas dalam menjaga eksistensi serta memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat. (sazali)







