Hadapi Porkot 2023, POSSI Medan Kesulitan Cari Kolam Renang

d8d15e82 100b 4f9c 97ac f41b21ce5e99

FORUM MEDAN | Akibat ketiadaan sarana untuk melakukan pembinaan serta mengasah kemampuan atlet, maka para Pengurus Kota Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Medan berharap adanya perhatian dari pemerintah.

“Saat ini kita bingung untuk mencari tempat berlatih. Sebab kolam renang Selayang Medan saat ini dalam masa perbaikan guna menghadapi PON 2024 mendatang,” kata Ketua POSSI Medan Kapt. Jhonny R Silalahi, MH didampingi Sekum Hendri Lidang Manik, Kamis (20/7/2023).

Dikatakan, di Medan kolam renang yang memenuhi standarisasi adalah, kolam renang Selayang dan kolam renang Unimed selain di laut Belawan,” kata Jhonny serius.

Menurutnya, memang ada beberapa kolam renang di kota Medan, namun semuanya tak memenuhi kreteria untuk berlatihnya para atlet selam daerah ini. Sebab kedalaman yang dibutuhkan +/- 5 m yaitu, kolam Selayang dan Unimed dengan kedalaman 7 m.

“Untuk itulah kita sangat berharap dapat keringanan lewat bantuan pemerintah bisa berlatih di kolam renang Unimed. Sebab biaya menggunakan kolam Unimed tersebut sangat mahal,” ucap Jhon lagi.

Jhoni kembali mengatakan, pihaknya saat ini terus mempersiapkan atlet guna bisa berlaga dievent olahraga Porkot dan ajang PON 2024. Sementara jumlah atlet sebanyak 30 orang terdiri dari 20 putra dan 10 putri dimana terdiri dari siswa sekolah dan mahasiswa.

“Dalam cabor selam sesuai ketentuan PB POSSI maksimal usia atlet yang siap dibina U-14 ke atas. Sebab cabor selam lebih mengutamakan kebukan fisik, apalagi atlet yang bertanding akan berada di dalam air dengan kedalaman sesuai nomor yang diikutinya,” tambahnya lagi.

Disinggung berapa yang lolos tes fisik, Hendri Lidang Manik selaku Sekum Pengkot POSSI Medan mengatakan, atletnya tidak dipanggil.

“Kami juga tidak tahu mengapa. Tapi mudah- mudahan kedepan KONI akan memanggil lebih banyak lagi atlet selam dan pelatih. Sebab untuk saat ini yang masuk program pembinaan KONI Medan hanya dua orang saja,” kata Hendri serius.

Dikatakan, langkah yang diambil agar jadi pantauan kedepannya, POSSI Medan kemarin menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) di Kolam Renang Universitas Negeri Medan (UNIMED) dengan diikuti para atlit-atlit selam berasal dari berbagai klub di Kota Medan. Dan kejuaraan tersebut digelar, tak lain untuk mencari bibit-bibit atlet muda berbakat.

“Kegitan yang kami dilaksanakan sebagai bentuk pencarian bibit-bibit atlet khususnya cabang selam yang nantinya dapat mewakili Kota Medan di kejuraan selam baik tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya serius.

Hendri menambahkan, bahwa dikejuaraan tersebut, ada enam kategori nomor lomba yang dipertandingkan diantaranya, BI FIN 50 meter, 100 meter, 200 meter, 400 meter, APNEA (BI FIN) 50 meter serta Orentasi Bawah Air (OBA).

Hendri juga menuturkan setelah selesai dalam penyelenggaraan kejuaraan, pihaknya akan benahi terutama program pelatihan dan pembinaan prestasi yang terpola, terstruktur dan berkelanjutan bagi atlet selam Kota Medan.

“Hal tersebut agar dapat mencapai prestasi yang optimal sehingga mampu bersaing dengan atlet-atlet di luar daerah, seiring sejalan dengan visi dan misis Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menjadikan Kota Medan sebagai Kota Atlet,” pungkasnya mengakhiri.

Swbab hal intu merupakan tugas dan tantangan yang besar bagi Pengurus POSSI Kota Medan untuk bersinergi dan berkomitmen dengan seluruh pihak. (kesuma)