Simpan 7 Paket Sabu Siap Edar, ” Gedek ” Diciduk Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi

IMG 20251019 WA0231

FORUM TEBING TINGGI | Upaya jajaran Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi dalam memberantas peredaran narkotika kembali menuai hasil.

Seorang pria berinisial F alias Gedek (28), warga Dusun V Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, diringkus petugas tanpa perlawanan, Senin malam (13/10/2025).

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB di pinggir jalan desa setempat. Dari tangan pelaku, petugas menemukan tujuh paket sabu siap edar dengan berat total 1,88 gram, beserta sejumlah barang bukti lain yang diduga kuat digunakan dalam aktivitas transaksi narkotika.

“Pelaku kami amankan bersama barang bukti sabu seberat 1,88 gram. Saat diinterogasi di lokasi, pelaku mengakui bahwa seluruh barang tersebut miliknya,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi, Iptu Jimmy R. Sitorus, SH, Minggu (19/10 /2025 ).

Selain tujuh paket sabu, petugas juga menyita satu pipet plastik berbentuk sekop, beberapa plastik klip kosong, uang tunai Rp230.000, dan satu unit handphone yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan transaksi.

Usai diamankan, Gedek langsung digelandang ke Mapolres Tebing Tinggi untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi kini menelusuri lebih jauh jaringan pemasok yang memasok sabu kepada pelaku.

Atas perbuatannya, Gedek dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara cepat dan tegas,” tegas Iptu Jimmy Sitorus.

Upaya pemberantasan dan penanggulangan serta penangkapan pelaku tindak pidana penyalah gunakan Narkoba menuai berbagai komentar masyarakat bahwa ini menjadi bukti bahwa perang terhadap narkoba tidak boleh berhenti.

Narkoba tidak hanya merusak tubuh, tapi juga menghancurkan masa depan dan martabat.

Dalam setiap penindakan, aparat bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi sedang menyelamatkan generasi. Karena bangsa yang kuat hanya bisa tumbuh dari rakyat yang bersih — bebas dari jerat candu dan ketergantungan demikian tanggapan warga Kota Tebing Tinggi yang tidak ingin di sebut jati dirinya ( MET )