FORUM TAPUT | Pemilik alat berat yang masuk ke jurang akibat longsor di Desa Rura Julu Toruan, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, membantah keras tudingan bahwa alat berat tersebut digunakan untuk praktik illegal logging.
Bantahan itu disampaikan Bangun Situmeang selaku pemilik alat berat, Sabtu (13/12/2025). Ia menegaskan satu unit alat berat tersebut murni digunakan untuk pekerjaan resmi pelebaran jalan desa yang bersumber dari dana desa.
“Alat berat itu tidak digunakan untuk kegiatan ilegal. Saat kejadian, alat tersebut sedang diparkir karena akses jalan tidak bisa dilalui,” ujar Bangun kepada www.forumkeadilansumut.com.
Bangun menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Desa Rura Julu Toruan pada 27 November 2025, yang mengakibatkan longsor. Satu unit alat berat yang diparkir di lokasi pekerjaan pelebaran jalan desa ikut terseret material longsoran dan masuk ke jurang dengan kedalaman lebih dari 50 meter.
Menurutnya, alat berat tersebut sebelumnya digunakan untuk pengerjaan pelebaran jalan desa di Rura Julu Toruan. Namun karena di Desa Rura Julu Dolok sedang dilakukan pekerjaan rabat beton, akses jalan menjadi tertutup sementara sehingga alat berat tidak dapat dipindahkan dan terpaksa diparkir di lokasi.
“Karena akses jalan tertutup sementara, alat berat diparkir. Saat hujan deras dan longsor terjadi, alat itu ikut terbawa material tanah ke jurang,” jelasnya.
Terkait dugaan penggunaan alat berat untuk aktivitas ilegal, Bangun menegaskan siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum apabila diperlukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Saya siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum jika dibutuhkan untuk memastikan tidak ada kegiatan ilegal,” tegasnya.
Hingga saat ini, satu unit alat berat tersebut belum dapat dievakuasi karena masih menunggu kondisi cuaca yang memungkinkan dan faktor keamanan di lokasi longsor.
Bangun juga menambahkan bahwa dirinya hanya menyewakan alat berat untuk pekerjaan pemerintah maupun swasta yang memiliki izin resmi sesuai ketentuan yang berlaku. (harapansagala)







