Prabowo Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, Hashim Djojohadikusumo Ditunjuk Jadi Ketua

raja juli antoni 1773304564547 169
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

FORUM JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pendanaan Taman Nasional guna mencari sumber pembiayaan baru untuk pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.

Satgas tersebut akan dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo sebagai ketua, dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Mari Elka Pangestu sebagai wakil ketua.

“Satgas ini nanti akan diketuai oleh Pak Hashim Djojohadikusumo. Kemudian saya menjadi wakil, beserta wakil yang lainnya adalah Bu Mari Elka Pangestu,” ujar Raja Juli Antoni usai bertemu Presiden di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pembentukan Satgas tersebut rencananya akan dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) tentang inovasi pembiayaan dan pengelolaan taman nasional. Langkah ini diambil karena pengelolaan taman nasional di Indonesia selama ini dinilai masih menghadapi keterbatasan pendanaan.

Menurut Raja Juli Antoni, Indonesia saat ini memiliki 57 taman nasional, namun sebagian besar masih dikelola dengan dana terbatas sehingga belum mampu memberikan kontribusi ekonomi yang optimal.

“Selama ini taman nasional dikelola dengan apa adanya dan dengan pendanaan yang sangat minim. Sehingga taman nasional kita menjadi cost center, bukan profit center,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah ingin mengubah paradigma tersebut dengan menjadikan taman nasional sebagai sumber pendanaan berkelanjutan melalui pengembangan sektor ekowisata. Pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas tersebut nantinya akan dikembalikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi.

Pemerintah juga berencana melibatkan sektor swasta dalam skema pembiayaan inovatif agar pengelolaan taman nasional dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

“Dengan cara itu kita berharap taman nasional Indonesia menjadi kawasan berkelas dunia. Hutannya terjaga, satwa dilindungi, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi,” kata Raja Juli Antoni.

Sebagai tahap awal, pemerintah akan memilih tiga taman nasional sebagai proyek percontohan dari total 57 kawasan yang ada. Salah satu yang dipertimbangkan adalah Taman Nasional Way Kambas di Lampung.

Selain itu, kawasan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat juga masuk dalam daftar pertimbangan karena dinilai memiliki potensi wisata alam yang besar, namun belum dikelola secara optimal.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap pengelolaan taman nasional tidak hanya berfokus pada konservasi, tetapi juga mampu menghadirkan model pembiayaan berkelanjutan yang mendukung pelestarian alam sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (farid)