FORUM SIMALUNGUN | Perayaan Jumat Agung 2026 di Kabupaten Simalungun berlangsung khidmat, aman, dan kondusif. Ribuan umat Kristiani memadati puluhan gereja dari berbagai denominasi untuk memperingati wafatnya Yesus Kristus, Jumat (3/4/2026).
Kelancaran ibadah yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai ini tidak terlepas dari pengamanan ketat yang dilakukan jajaran Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Lebih dari 70 gereja yang tersebar di 14 wilayah hukum Polsek mendapat pengamanan prioritas dari aparat kepolisian.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan seluruh personel dikerahkan guna memastikan umat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Kami memastikan setiap umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang, aman, dan penuh kekhusyukan,” ujar Verry Purba saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Pengamanan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor: Sprin/307/IV/PAM.3.3/2026 tertanggal 1 April 2026, yang menginstruksikan seluruh Polsek untuk memberikan pengamanan optimal di gereja-gereja prioritas.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun, mulai dari Polsek Tiga Balata, Saribudolok, Bangun, hingga Parapat yang berada di kawasan wisata Danau Toba. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di wilayah Perdagangan, Serbelawan, Raya Kahean, Bosar Maligas, Sidamanik, Tiga Dolok, Dolok Pardamean, Raya, Tanah Jawa, hingga Pane Tongah.
Di wilayah Polsek Bangun, tercatat jumlah jemaat terbesar, yakni sekitar 800 orang di Gereja Katolik Paroki St Petrus dan Paulus Km 4. Sementara itu, di wilayah Polsek Tanah Jawa, Gereja HKBP Simpang III Nagori Tanjung Pasir dihadiri sekitar 700 jemaat.
“Antusiasme umat sangat tinggi. Kehadiran personel di setiap gereja memberikan rasa aman dan keyakinan bagi jemaat untuk datang beribadah,” tambahnya.
Pengamanan mencakup berbagai gereja dari beragam denominasi, seperti HKBP, GKPS, HKI, Gereja Katolik, GPDI, GBKP, GMIM, GKPI, hingga Gereja Pentakosta yang tersebar hingga ke wilayah pelosok.
Sepanjang pelaksanaan ibadah, situasi keamanan terpantau kondusif tanpa adanya gangguan berarti di seluruh titik pengamanan.
“Seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung berjalan lancar dan aman. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kerukunan dan kebebasan beragama,” tutup AKP Verry Purba.
Keberhasilan pengamanan ini sekaligus menunjukkan peran aktif Polres Simalungun dalam menjaga keharmonisan keberagaman di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. (Yudha)







