FORUM TEBING TINGGI | Aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di Kota Tebingtinggi, Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Satu unit mobil Toyota Innova BK 1618 MH milik seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebingtinggi mengalami kerusakan pada bagian kaca depan diduga akibat tembakan.
Peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah korban di Jalan Bani Hasyim, Perumahan Griya Hasyim Permai Blok A3, Lingkungan I, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir.
Korban diketahui bernama Martinus Mangunsong (38), seorang PNS yang bertugas di lingkungan Lapas Kelas IIB Tebingtinggi. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah dan mendengar suara ledakan keras dari arah garasi.

“Awalnya dikira suara petasan atau mercun. Setelah diperiksa keluar rumah, korban melihat kaca depan mobil sudah pecah dan terdapat lubang yang diduga akibat tembakan,” ujar sumber di lokasi kejadian.
Korban kemudian menghubungi layanan darurat 110 Polres Tebingtinggi. Berdasarkan keterangan saksi bernama Siti Khodijah, sebelum suara ledakan terdengar, ia sempat melihat dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor matik melintas di depan rumah korban. Keduanya disebut mengenakan jaket dan penutup kepala berwarna hijau.
“Sempat melintas lalu memutar balik dan berhenti tidak jauh dari lokasi. Tidak lama kemudian terdengar satu kali suara ledakan, setelah itu mereka langsung pergi,” ujar saksi.

Saksi lainnya, Hermizar, yang sedang berada di warung dekat lokasi, juga mengaku mendengar suara ledakan keras dari arah perumahan tersebut.
Menerima laporan, personel Polres Tebingtinggi bersama tim Inafis dan personel Polsek Padang Hilir turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan satu proyektil di atas filter AC mobil korban. Barang bukti tersebut telah diamankan dan akan menjalani uji balistik di Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara.
Sejumlah pejabat kepolisian tampak berada di lokasi, di antaranya Kasat Intelkam AKP Andi Sujenderal, Kasat Reskrim Iptu Dr. Herikson Parulian Siahaan, serta Kapolsek Padang Hilir Iptu Adi Susanto P. Gari.
Selain memasang garis polisi, petugas juga mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.
Hingga kini polisi masih menyelidiki motif penembakan dan belum menyimpulkan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan pekerjaan korban atau murni tindak kriminal lainnya.
Sementara itu, pihak Lapas Kelas IIB Tebingtinggi belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, KPLP Lapas Tebingtinggi Hendri Sitorus meminta awak media menghubungi korban secara langsung.
“Ya….bg langsung aja ama yang bersangkutan Pak Martin,” tulis Hendri dalam pesan balasannya.(MET)







