FORUM SIMALUNGUN | Pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, tampil dengan pendekatan baru yang lebih modern dan terintegrasi. Tak lagi sekadar mengandalkan kehadiran personel di lapangan, pengamanan kini diperkuat dengan teknologi canggih demi memastikan perjalanan masyarakat aman dan lancar.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, menyampaikan bahwa sistem pengamanan tahun ini dirancang lebih terstruktur dan berbasis teknologi.
“Ini bukan sekadar penambahan personel, tetapi sistem pengamanan terintegrasi dari udara, darat, hingga pusat komando,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Pusat dari sistem tersebut adalah Command Center yang berfungsi sebagai kendali operasional secara real-time. Seluruh data arus lalu lintas, laporan insiden, hingga pergerakan kendaraan di jalur utama dipantau langsung dan ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas.
Selain itu, pengawasan diperkuat dengan kehadiran ETLE Drone Patrol Presisi yang mampu memantau kondisi lalu lintas dari udara. Teknologi ini memungkinkan deteksi dini terhadap kemacetan, pelanggaran, hingga potensi gangguan keamanan dengan cakupan lebih luas.
“Dengan drone patrol, kepadatan kendaraan bisa langsung terdeteksi dan rekayasa lalu lintas dapat segera dilakukan,” jelas Verry.
Polres Simalungun juga menyiagakan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menganalisis potensi kecelakaan secara ilmiah, serta tim Road Accident Rescue (RAR) yang siap memberikan penanganan cepat saat terjadi insiden di jalur mudik.
Menurut Verry, kedua tim tersebut saling melengkapi dalam menjaga keselamatan pemudik, mulai dari pencegahan hingga penanganan darurat.
Polres Simalungun pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, beristirahat jika lelah, serta tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi tidak fit.
“Kami hadir untuk memastikan setiap pemudik sampai ke tujuan dengan selamat. Selamat mudik, kami siap melayani,” pungkasnya. (Yudha)







