Minta Rokok Pakai Parang, Penarik Betor Diamankan ke Mapolsek Percut Sei Tuan

IMG 20230627 WA0046
Medan – Gara-gara minta rokok sebatang pakai parang, seorang penarik becak motor (betor), Fredi (34) warga Jalan Pasbel Medan Perjuangan, babak belur diamuk massa di Jalan William Iskandar, Komplek MMTC, tepat di depan Loket Intra, Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Senin (26/6/2023) malam.
Pria penarik betor ini punya hobbi minum tuak dan meminta rokok kepada seorang driver online sambil menempelkan parang di kepala, korban Ramis Siregar (55).
Selanjutnya, secara spontan pria warga Jalan Pelita II Kelurahan Sidorame Barat II Kecamatan Medan Perjuangan ini berteriak kesakitan sambil memegangi kepalanya yang robek terkena parang pelaku Fredi, penarik betor.
Melihat korban berteriak kesakitan sambil minta tolong, membuat kawan-kawan korban sesama driver online berdatangan dan mendekati pelaku yang sedang menenteng parang, melihat hal tersebut kawan-kawan korban yang sesama Ojol berupaya memisahkan dan mengamankan pelaku yang di duga dalam keadaan mabuk tuak.
Namun, beruntung Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu Japri Simamora SH MH, cepat datang dan langsung dengan sigap mengamankan pelaku, bersama barang bukti, becak bermotor dan sebilah parang, pria yang masih dalam pengaruh tuak itu langsung diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Agustiawan ST SIK menyatakan, peristiwa penganiayaan berawal saat pelaku yang dalam keadaan mabuk mendatangi korban dan meminta rokok.
Karena korban tidak memberi rokok, membuat pelaku (Fredi) marah dan menempelkan parang ke kepala korban (Ramis Siregar) sambil menyatakan ”Cocok Ini” dan pelaku menggesekkan parang nya sehingga membuat kepala korban robek dan berdarah. Atas perbuatan pelaku dijerat pasal 351 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara” kata Kompol Agustiawan.(cu)