USU Sambut Baik Program Beasiswa Akselerasi Magister LPDP 

IMG 20261023 WA0037

FORUM MEDAN – Universitas Sumatera Utara (USU) menyambut baik inisiasi Program Beasiswa Akselerasi Magister (3+1+1) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sebagaimana disampaikan dalam surat LPDP, program ini ditujukan bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan sarjana di perguruan tinggi dalam negeri, dengan skema menyelesaikan tahun terakhir pendidikan sarjana di perguruan tinggi mitra luar negeri dan melanjutkan studi magister selama satu tahun di perguruan tinggi luar negeri yang sama.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt., dalam kegiatan sosialisasi kebijakan Program Beasiswa Akselerasi Magister LPDP kepada sivitas akademika, dekan, dan ketua program studi di USU, Rabu (21/10/2026), di Ruang Rapat Senat Akademik USU.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Direktorat Penerimaan dan Layanan Mahasiswa USU, Prof. Dr. Rudy Sofyan, S.S., M.Hum. Sementara itu, dari pihak LPDP hadir Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa, Dr. Agam Bayu Suryanto, S.E., M.B.A., QRMP, bersama Analis Pengembangan Beasiswa, Fazlur Rahman Lutfi dan Laily Wido Mawarni.

Menurut Prof. Poppy, skema ini menawarkan peluang menarik bagi pengembangan akademik mahasiswa. Melalui pengalaman belajar di lingkungan internasional, mahasiswa diharapkan dapat memperluas cakrawala keilmuan, meningkatkan kemandirian, membangun jejaring lintas negara, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

“Kami berharap pertemuan hari ini tidak berhenti pada sosialisasi program, tetapi dapat berkembang menjadi dialog yang konstruktif untuk mengidentifikasi peluang, menyelaraskan kebutuhan, dan merumuskan langkah-langkah tindak lanjut yang memungkinkan kerja sama ini diwujudkan secara konkret,” ujar Prof. Poppy.

IMG 20261023 WA0039

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi seluruh pihak. LPDP memiliki peran penting dalam pengelolaan beasiswa dan perluasan kesempatan pendidikan, sementara USU bertanggung jawab mempersiapkan mahasiswa, memastikan kesiapan akademik, serta membangun dukungan kelembagaan yang diperlukan.

Oleh karena itu, Prof. Poppy mengajak para pimpinan fakultas, dekan, dan ketua program studi untuk mencermati peluang yang ditawarkan program ini secara saksama. Informasi mengenai program tersebut perlu dipahami dengan baik oleh mahasiswa yang berpotensi memenuhi persyaratan agar kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Dr. Agam Bayu Suryanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi dalam negeri sekaligus mendorong kerja sama antara perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri.

LPDP telah meluncurkan Program Beasiswa Akselerasi Magister (3+1+1) yang ditujukan bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan sarjana (ongoing). Program ini mendukung mahasiswa S1 di perguruan tinggi dalam negeri untuk menyelesaikan tahun terakhir pendidikan sarjana di perguruan tinggi mitra luar negeri dan melanjutkan studi magister selama satu tahun di perguruan tinggi luar negeri yang sama.

Agam menjelaskan bahwa Program Beasiswa Akselerasi Magister merupakan program beasiswa yang mendukung integrasi pendidikan S1 dan S2 berdasarkan kerja sama antara perguruan tinggi luar negeri (PTLN) dan perguruan tinggi dalam negeri (PTDN).

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas pembelajaran sarjana melalui kerja sama PTDN dengan PTLN, memperluas akses dan exposure terhadap pendidikan tinggi global, memperkuat kualitas lulusan sarjana, meningkatkan representasi mahasiswa Indonesia di kancah global, serta mendorong mekanisme talent scouting sejak jenjang sarjana dalam rangka pembangunan talenta nasional.

Agam juga menyampaikan bahwa LPDP saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan Goldsmiths, University of London, terkait peluang kerja sama Program Beasiswa Akselerasi Magister untuk sejumlah program studi magister, yaitu MA Creative & Cultural Entrepreneurship, MA Digital Media, dan MA Media & Communications.

Dalam korespondensi dengan LPDP, pihak Goldsmiths menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama Program Beasiswa Akselerasi Magister (3+1+1) dengan Universitas Sumatera Utara.

Pembahasan mengenai pemetaan kurikulum (curriculum mapping) program S1 di USU agar sesuai dengan skema 3+1+1 di Goldsmiths akan dilakukan secara langsung oleh kedua universitas. Dalam proses tersebut, LPDP tidak melakukan intervensi terhadap pembahasan kurikulum.

Agam menambahkan bahwa program studi S1 di USU yang dapat diikutsertakan dalam skema 3+1+1 tidak harus linier dengan program studi magister yang dituju dan tidak harus memiliki akreditasi Unggul, sepanjang memenuhi ketentuan kerja sama yang ditetapkan oleh Goldsmiths.

Seleksi berikutnya untuk Program Beasiswa Akselerasi Magister direncanakan dibuka pada Januari 2027. Oleh karena itu, perjanjian kerja sama diharapkan dapat disampaikan kepada LPDP pada Desember 2026, sehingga proses persiapan kerja sama dapat berjalan sesuai dengan rencana. (red)