SERDANG BEDAGAI – Di sebuah rumah sederhana di Dusun VI Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, harapan kecil hadir di tengah kesunyian hidup seorang janda. Kamis (5/3/2026), Nurmawarni (55) tak menyangka rumahnya akan didatangi tamu yang membawa kepedulian.
Adalah Zuhari, pimpinan media online Sinarsergai.com, yang datang menyapa sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada perempuan yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya seorang diri.
Di tengah keterbatasan, bantuan yang diberikan memang sederhana. Satu karung kecil beras seberat 5 kilogram, minyak goreng satu kilogram, dan gula putih satu kilogram. Namun bagi Nurmawarni, paket sembako itu memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar bahan pangan.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menerima bantuan tersebut sambil mengucapkan rasa syukur.
“Terima kasih banyak atas bantuannya. Ini sangat membantu saya, apalagi sekarang bulan Ramadhan,” ucap Nurmawarni dengan suara lirih penuh haru.
Zuhari mengatakan, kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Menurutnya, berbagi dengan sesama—terutama kepada janda miskin dan warga kurang mampu—merupakan bentuk kepedulian sosial yang harus terus dijaga, terlebih di bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi.

“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan. Yang penting kita bisa saling peduli dan berbagi rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zuhari.
Bagi Nurmawarni, kehadiran seseorang yang datang membawa bantuan sekaligus perhatian menjadi penguat di tengah kerasnya kehidupan. Di rumah kecil yang ia tempati, sembako itu mungkin hanya cukup untuk beberapa waktu. Namun kepedulian yang datang mengetuk pintu rumahnya menjadi pengingat bahwa ia tidak sepenuhnya sendiri menghadapi hari-hari.
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, secuil bantuan sederhana kembali menegaskan satu hal: bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya, bahkan di tempat yang paling sunyi sekalipun. (re)







