DAERAH  

Pesantren Al-Washliyah Gading Tanjungbalai Gelar Wisuda dan Khatam Al-Qur’an di Momentum Hardiknas 2026

IMG 20260502 WA0080

FORUM Tanjungbalai | Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai secara berbeda oleh Pesantren Alwashliyah Gading, Kota Tanjungbalai. Lembaga pendidikan ini menggelar wisuda perpisahan sekaligus khatam Al-Qur’an bagi ratusan santriwan dan santriwati, Sabtu (2/5/2026), di halaman Madrasah Alwashliyah, Jalan Jenderal Sudirman Km 2,5, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti lebih dari 200 santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA, MIS, MTS, MAS hingga SMK. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, dihadiri para orang tua wali murid serta sejumlah tokoh daerah.

Ketua Alwashliyah Kota Tanjungbalai dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini diisi dengan cara yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, pelaksanaan wisuda dan khatam Al-Qur’an menjadi bentuk nyata kontribusi lembaga pendidikan dalam memaknai hari besar nasional tersebut.

“Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi momentum menegaskan kembali peran pendidikan dalam pembangunan bangsa. Tahun ini, kami mengisinya dengan kegiatan yang lebih bermakna, yakni wisuda dan khatam Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tema Hardiknas 2026, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas.

Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keterlibatan tidak hanya datang dari pemerintah dan institusi pendidikan, tetapi juga dunia usaha, komunitas, serta masyarakat luas agar tercipta ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan relevan dengan perkembangan zaman.

Acara ini turut dihadiri Wali Kota Mahyaruddin Salim bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua NU Tanjungbalai, perwakilan Kantor Kementerian Agama, Camat Datuk Bandar, perwakilan Kompi Brimob, serta unsur kepolisian dari Polsek Datuk Bandar.

Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat tersebut semakin menambah semarak acara, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan berbasis keagamaan di Kota Tanjungbalai.

Wisuda dan khatam Al-Qur’an ini diharapkan tidak hanya menjadi penanda kelulusan santri, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (re)