FORUM MEDAN | Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) akan digelar pada 2-15 November 2021 di Papua mendatang.
Untuk itulah National Paralympic Committee (NPC) Sumatra Utara (Sumut) terus berbenah menyiapkan atletnya untuk menghadapi ajang empat tahunan tesebut.
Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting di Medan, Senin (20/9/2021) mengatakan, ada dua cabor baru yang siap tampil perdana di Peparnas tahun ini.
Dan kedua cabor itu juga diyakini bisa mempersembahkan medali emas buat Sumuy, yakni tenis lapangan kursi roda dan panahan.
“Tahun ini kita perdana berangkatkan panahan dan tenis lapangan. Ini punya peluang besar juga meraih medali. Tenis lapangan memang kita kirim atlet muda 18 tahun. Peluang mendapatkan satu emas dari tenis lapangan bisa kita capai. Begitu juga panahan, ada 3 atlet yang sudah lampaui skor nasional,” kata Alan Sastra serius.
Untuk Perpanas Papua, Sumut menyiapkan sebanyak 65 atlet terbaiknya dari berbagai cabang olahraga (cabor)
Ke-65 atlet tersebut, masing-masing dari cabang olahraga atletik, tenis meja, catur, angkat berat, bulu tangkis, judo, tenis lapangan, panahan dan menembak.
Alan sendiri sangat optimistis tahun ini para atletnya bisa meraih 40 medali emas, apalagi tahun ini Sumut mengirimkan atlet lebih banyak dari Peparnas sebelumnya.
“Jumlah atlet kita tambah, karena ingin pertahankan ranking 3 seperti pada empat tahun lalu. Apalagi kita lihat peta kekuatan di nasional sekarang sangat ketat. Makanya, kita coba tambah 15 atlet dari empat tahun lalu,” ucapnya serius.
Menurutnya, ada beberapa cabor andalan yang bisa menjadi lumbung emas bagi kontingen Sumut. Salah satunya cabor atletik, yang ditargetkan bisa meraih 20 emas.
“Ada beberapa cabor yang mendominasi medali emas, contoh cabor atletik. Bahkan pelatih sudah menargetkan 20 medali emas dari 22 atlet. Begitu juga judo, catur, angkat berat sudah punya target. Makanya target kita di Papua itu minimal bisa dapat 40 medali emas,” pungkas Alan mengakhiri. (kesuma)









