Prabowo–Gibran Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara

Untitled 1 16

FORUM JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Selasa (10/3/2026) malam.

Presiden Prabowo tiba di ruang acara sekitar pukul 19.45 WIB. Ia didampingi Wapres Gibran serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam kesempatan tersebut, Presiden terlihat mengenakan baju koko putih dipadukan dengan peci hitam.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Al-Hasyr ayat 21–24 oleh qari M Zian Fahrezi. Ia merupakan Juara 1 MTQ Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Irak, pada 2026.

Selanjutnya, ulama dan cendekiawan muslim Quraish Shihab menyampaikan uraian hikmah Nuzulul Quran dengan tema “Mewujudkan Al-Qur’an Sebagai Rahmat Alam Semesta.” Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama.

Puncak peringatan Nuzulul Quran tersebut ditutup dengan amanat dari Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan organisasi masyarakat Islam turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Menteri Koordinator Hukum dan Imigrasi Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Selain itu, hadir pula Ketua Umum Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Sultan Bachtiar Najamudin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria.

Peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara ini menjadi momentum bagi pemerintah dan para tokoh bangsa untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai serta membawa rahmat bagi seluruh alam.