Bupati Sergai Fasilitasi Mediasi, Forkopimda Turun Redam Ketegangan di Sipispis

download

FORUM SERDANG BEDAGAI | Konflik agraria antara masyarakat yang mengatasnamakan Kerajaan Nagur Bolag Damanik dengan PT Bridgestone di Desa Tinokkah, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendapat perhatian serius dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sergai.

Sehari setelah bentrokan yang mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar dan sejumlah warga terluka, Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan serta Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya turun langsung ke lokasi, Jumat (26/6/2026), untuk menemui masyarakat sekaligus meredam ketegangan.

Dalam kesempatan tersebut, Darma Wijaya menegaskan kehadiran pemerintah daerah bertujuan menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta mencegah konflik berkepanjangan.

“Saya berharap ke depan tidak ada lagi tindakan anarkis antara masyarakat dan pihak PT Bridgestone. Semua persoalan harus diselesaikan dengan cara yang baik,” ujar Darma Wijaya kepada wartawan.

Sebagai langkah penyelesaian, Pemerintah Kabupaten Sergai akan memfasilitasi mediasi yang melibatkan seluruh pihak terkait.

“Besok kami akan melakukan mediasi dengan seluruh pihak di Kantor Bupati sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Darma Wijaya.

Mediasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) di Kantor Bupati Sergai dengan harapan dapat menghasilkan solusi atas sengketa lahan yang telah berlangsung cukup lama.

Menanggapi langkah pemerintah daerah, Raja Nagur Bolag, Alinson Damanik, yang didampingi kuasa hukumnya, Gusti, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati dan Wakil Bupati Sergai yang bersedia memfasilitasi penyelesaian konflik melalui jalur dialog.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang telah datang menemui kami. Kami siap menghadiri undangan mediasi. Kami semua sama-sama masyarakat di daerah ini,” ujar Alinson.

Alinson mengungkapkan, pihaknya sebenarnya telah mengajukan permohonan penyelesaian sengketa kepada Bupati Sergai, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta DPRD Sergai sejak Januari 2026. Namun hingga kini, menurutnya, belum pernah dilakukan mediasi resmi.

“Dalam surat itu kami meminta agar difasilitasi mediasi. Sejak Januari belum pernah dilakukan. Baru kemarin ada rapat dengar pendapat di DPRD Sergai, sementara sebelumnya kami juga sudah mengikuti RDP di DPRD Sumatera Utara. Hasilnya, Komisi A DPRD Sergai memberikan dukungan,” katanya.

Sementara itu, situasi di lokasi konflik hingga Jumat siang dilaporkan mulai kondusif. Personel Polres Tebing Tinggi bersama Brimob Batalyon B Tebing Tinggi masih disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.

Sebelumnya, bentrokan antara warga yang mengatasnamakan Kerajaan Nagur Bolag dengan karyawan PT Bridgestone pecah di Dusun VII, Desa Tinokkah, Kecamatan Sipispis, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan 27 unit sepeda motor yang diduga milik karyawan PT Bridgestone serta satu unit truk Fuso milik perusahaan hangus terbakar. Selain kerugian material, sejumlah warga juga dilaporkan mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.

Pemerintah Kabupaten Sergai berharap mediasi yang akan digelar dapat menjadi titik awal penyelesaian sengketa agraria secara damai, sehingga tidak lagi menimbulkan konflik yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (heri)