FORUM MEDAN | Seorang bocah AZ berumur 4,5 tahun warga Jalan Khaidir, Kelurahan Kampung Nelayan, Medan Labuhan dianiaya ayah tirinya AS (32). Sekujur tubuhnya penuh luka, Kamis (10/2/2022).
Dugaan AS melakukan penyiksaan dengan memukuli sekujur tubuh, wajah, dan menggigit kuping serta mencekik AZ.
Menurut JS (30) Ibu kandung AZ, pelaku melakukan penyiksaan terhadap anaknya terjadi Sabtu (5/2/2022), lalu karena kesal akibat kalah main game scater.
Awal kejadian ketika dirinya sedang belanja, sepulangnya belanja ia melihat anaknya sudah pingsan di dalam rumah, begitu JS bertanya kepada suaminya AS, kenapa anaknya terjatuh. AS menjawab jatuh di kamar mandi karena main sabun.
“Saya terkejut karena anak saya pingsan. Begitu saya melihat badannya udah lebam, mata anak saya juga bengkak, bola matanya merah,” kata Ibu korban menirukan omongan suaminya.
Karena kondisi AZ mengalami luka memar di bagian wajah dan paha, JS membawa anaknya ke Puskesmas terdekat. Begitu mengetahui anaknya akan dibawa berobat, suaminya yang tak lain ayah tiri dari anaknya malah kabur dari rumah.

“Kami curiga, kenapa dia (AS) kabur. Maka nya saya dan didampingi kepling langsung ke Kantor Polisi buat laporan, karena penganiayaan itu bukan sekali dilakukannya, selama ini anak saya sudah sering dipukulinya. Tapi, ini yang paling parah,” cetus JS dengan geram.

Setelah kejadian tersebut, Ibu korban bersama neneknya dan didampingi Kepling langsung membuat laporan Polisi ke Polres Pelabuhan Belawan. Dengan Laporan Polisi Nomor : STTLP / 113 / II / 2022 / SPKT III Tanggal 08 Februari 2022.
Ia berharap, pria yang sudah dijadikan suaminya itu segera ditangkap polisi. Karena, penganiayaan yang dialami anaknya cukup parah. (man)







