Wartawan Korban Penculikan & Penyiksaan Buat Pengaduan di Polrestabes Medan

2 29

FORUM MEDAN | Wartawan yang menjadi korban penculikan dan penyiksaan, Chairul Amri (34) resmi membuat pengaduan di Polrestabes Medan, Rabu (21/4/2022).

Korban memberikan keterangan kepada dokter yang memeriksa, kalau dirinya mengalami sakit di bagian kepala belakang yang dipukuli para pelaku dengan botol mineral besar yang berisi air di bagian pipi, ulu hati dan didalam telinga berasa sakit.

“Kepalaku dipukuli terus dengan botol aqua besar yang penuh berisi air Bang, jadi sampai kini masih terasa pusing. Aku pun muntah-muntah,” terang Amri kepada sejumlah wartawan, Rabu (20/4).

Dari Rumah Sakit Bhayangkara, korban bersama beberapa temannya kemudian ke Denpom I/5 Medan untuk membuat laporan.

Sayangnya tidak diterima, piket disana mengatakan para pelaku sipil harus ditangkap polisi dahulu, baru nanti kepolisian menyurati Denpom untuk menjerat oknum yang dimaksud korban diduga merupakan TNI sebagai otak pelaku.

Alasan lain, piket Denpom, korban harus mengetahui jelas apa pangkat, nama dan tempat tugas si oknum diduga TNI dimaksud yang terlibat.

Berdasarkan pantauan langsung yang didapat, nomor laporannya : LP/1284/IV/2022/SPKT/POLRESTABES MEDAN/ POLDA SUMATERA UTARA, dengan terduga pelaku bernama Fauzi Cs(wartawan) dan otak pelaku diduga Tio

Kepada wartawan, Chairul Amri memberikan pernyataan, dia akan terus berjuang mencari keadilan, akan mendatangi POM DAM I/BB, kemudian meminta kepada Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, bila mana terbukti bersalah anggotanya agar dihukum dengan tegas.

Kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Chairul Amri berharap laporannya segera diproses, supaya para pelaku cepat ditangkap, sebab saat ini para pelaku dan kaki tangannya tetap mengintimidasi melalui seluler.

Diketahui Senin (18/4/2022) kemarin, Chairul Amri merupakan wartawan media tobapos.co diculik dari rumahnya di Jalan Amal, Medan dengan modus teman seprofesinya menjemput dari rumah, beralasan ada kerjaan, sekira Pukul 22.00 WIB.

Namun rupanya modus belaka, korban dibawa menghadap oknum aparat, belakangan diketahui diduga TNI AD, kerap dipanggil Sitio alias Pak Tio.

Dua tempat menjadi lokasi penyiksaan Chairul Amri, di Jalan Bajak 5 Amplas dan kawaan Mariendal Patumbak.

Korban Amri akhirnya dapat melarikan diri setelah diselamatkan temannya bernama Haris dari lokasi penganiayaan.(man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *