FORUM MEDAN | Menjelang bergulirnya PON ke-20 di Papua, Oktober mendatang, atlet-atlet cabang olahraga semakin getol berlatih. Satu di antaranya adalah, atlet kayak, Wahyu Rizky Ananda Syahputra.
Pria muda berbakat asal Kota Medan ini merupakan satu di antara atlet cabang olah raga dayung, dengan nomor K1 (Kayak Perorangan).
Wahyu, sapaan akrabnya menyampaikan, saat ini ia sedang latihan di Belawan dan Danau Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
“Latihan kami lakukan setiap hari, kecuali Jumat dan Minggu. Untuk waktunya, kami mulai dari pagi. Kemudian tengah hari nanti istirahat sampai pukul 2 siang. Pulangnya pukul 5 atau 6 sore,” katanya saat ditemui di Medan, Minggu (23/5/2021).
Saat disinggung mengenai yang perlu diwaspadai nanti, Wahyu mengungkap, atlet asal Riau, Maizir Riyondra. Sebab Maizir merupakan atlet yang diperhitungkan. Alasannya, Maizir mempunyai jam terbang yang tinggi dibandingkan dirinya.
Untuk itulah, ia memasang target akan membawa medali emas untuk Sumut. Meski saat pelaksanaan PON Papua nanti, ia tetap optimis walau akan berhadapan dengan atlet yang berprestasi.
Makanya Wahyu memohon doa dari masyarakat Sumatera Utara untuk hasil yang maksimal saat pelaksanaan PON Papua nanti.
Sementara Pandawa, pelatih kayak cabang olahraga kayak Sumut mengatakan, latihan untuk cabang olahraga kayak dilaksanakan di dua tempat.
Untuk hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis di pusatkan di Belawan dengan materi latihan endurance. Sedangkan Sabtu dan Minggu, latihan di pusatkan di Danau Cadika Medan Johor, untuk materi latihan sprint.
Dikatakan, selain untuk cabang olahraga Kayak, Danau Cadika juga merupakan tempat latihan cabang olahraga Arung Jeram.
“Ada juga persiapan untuk nomor ganda yang dipersiapkan jelang PON Aceh-Sumut tahun 2024. Latihannya di sini (Danau Cadika Medan Johor) juga,” katanya.
Pandawa sendiri berharap, pada PON Papua nanti timnya berhasil membawa medali emas untuk Sumut. Selain itu, dengan adanya perhelatan ini, diharapkan lahirnya para atlet muda berbakat di cabang olahraga kayak dan arung jeram. (kesuma)







