DAERAH  

Diduga Dana Kebakaran “Ditelan” Oknum Camat, Korban Dipaksa Tutup Mulut

4143005e a5de 450e 9233 e3adc4ed3cf6
Jumrik dan istri korban kebakaran di Labuhan Deli

FORUM LABUHAN DELI | Persoalan dana korban kebakaran Desa Helvetia dan Desa Manunggal yang diduga “ditelan” Camat Labuhan Deli ED melebar. Korban musibah kebakaran mengaku dipaksa tutup mulut, Senin (23/1/2023).

Menurut korban yang tertimpa musibah kebakaran Desa Manunggal Muliana, mereka sekeluarga didatangi perangkat Desa Manunggal S dan dipaksa agar tutup mulut dalam persoalan bantuan dana korban kebakaran.

“Kalau ada wartawan nanyak-nanyak bilang aja bantuan korban kebakaran udah diterima,” beber Muliana kepada wartawan.

Lain halnya istri Surya Bakti, Ramla mengatakan, sampai sekarang yang katanya bantuan Bupati Deli Serdang belum ada sampai ke warga yang tertimpa musibah kebakaran.

“Berharap besar bantuan kepada Pak Bupati Ashari Tambunan karena sampai ini hari kami masih tidur di tikar, lemari dan perabotan lainnya tak ada. Koq tega-teganya ya Bapak itu makan uang orang tertimpa musibah kebakaran,” tutur Ramla sembari matanya berkaca-kaca.

Diketahui 4 rumah warga terbakar di Kampung Banten, Desa Helvetia adalah Nurmansyah, Nurlela, Aminullah dan M Harun.

Dan Desa Manunggal 2 rumah dilalap sijago merah adalah Jumrik dan Surya Bakti.

Informasi diketahui jumlah bantuan dari BPBD Deli Serdang adalah rusak berat Rp5 juta persatu rumah dan rusak ringan diberi Rp1,5 juta.

Upaya konfirmasi terhadap Kades Manunggal Muchlisin belum menuai hasil.(man)