Menyikapi hal ini, pemerintah Aceh Utara berkomitmen untuk mencari solusi jangka panjang, yang diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat.
Selain bantuan yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Aceh Utara juga telah mendistribusikan berbagai keperluan pokok bagi pengungsi.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, makanan untuk anak-anak, tenda gulung, kasur, family kit, serta kid ware, guna memastikan kebutuhan harian para pengungsi tetap terpenuhi selama masa krisis.
Para warga yang terdampak menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar ada tindakan nyata untuk melindungi mereka dari ancaman abrasi dan ombak pasang di masa depan.

“Kami berharap pemerintah bisa segera membangun tanggul atau perlindungan lain di sepanjang pantai agar rumah kami tidak hancur lagi,” ungkap salah satu warga yang kehilangan rumahnya.
Pemerintah daerah saat ini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif dalam penanggulangan bencana pesisir.
Selain membangun kembali infrastruktur yang rusak, pemerintah juga merencanakan program edukasi mitigasi bencana bagi masyarakat pesisir, sebagai langkah preventif menghadapi bencana alam di masa mendatang. (ADVETORIAL)







