DAERAH  

Menyambut HUT RI ke-80, Warga Kampung Mesjid Bersihkan Makam Pahlawan

Menghidupkan Kembali Semangat Cinta Tanah Air

73976b8d d2e8 47c4 b17c e20f80e21dea

FORUM LABURA | Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lurah Kampung Mesjid, Syafaruddin, S.Pd., bersama masyarakat setempat, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan makam pahlawan di Jalan Lintas Pasar Bilah, Kelurahan Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Jumat (08/08/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kepedulian, diikuti oleh seluruh kepala lingkungan serta warga Kelurahan Kampung Mesjid. Aksi ini mencakup pencabutan rumput liar, pengecatan ulang pagar makam, serta pembersihan area sekitar, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

“Kami ingin menanamkan kembali semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air, terutama kepada generasi muda. Membersihkan makam ini bukan hanya kegiatan fisik, tapi juga cara kita merawat nilai-nilai perjuangan,” ujar Lurah Syafaruddin.

9ca63f59 f13e 4ebc bbbc d7461fa529cf 1

Makam pahlawan di Kampung Mesjid memiliki nilai historis yang sangat penting bagi masyarakat Labuhanbatu Utara. Di lokasi ini tercatat pernah terjadi pertempuran hebat antara pasukan TNI dan 72 pasukan Belanda, dalam serangan yang berlangsung selama empat jam demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Pertempuran tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan rakyat di bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok.

Masyarakat Kampung Mesjid memandang kegiatan ini sebagai wujud penghargaan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus sebagai bentuk pelestarian sejarah lokal yang hampir terlupakan. Terlebih, makam pahlawan ini merupakan satu-satunya yang ada di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara.

801c3b41 1e22 4b92 af97 5785220b91fb

“Kami ingin tempat ini tidak hanya menjadi simbol sejarah, tapi juga sumber inspirasi bagi anak-anak kami agar tidak melupakan jati diri bangsa,” ungkap seorang warga, Rosmawati (52), yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Dengan semangat gotong royong dan rasa hormat yang tinggi terhadap perjuangan para pahlawan, warga Kampung Mesjid berharap kegiatan serupa dapat ditiru oleh daerah lain sebagai bagian dari upaya memelihara memori kolektif bangsa.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus tidak datang dengan mudah, melainkan melalui pengorbanan jiwa dan raga para pejuang. Maka menjaga dan merawat makam pahlawan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi tanggung jawab moral seluruh bangsa. (Obay)