Ditpamobvit Baharkam Polri dan PLN Gelar Bintek Pengamanan Objek Vital Nasional

img 20260608 wa0171 691170

FORUM SEMARANG |

SEMARANG – Dalam upaya memastikan otak kelistrikan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap aman dari segala potensi ancaman, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri bersinergi dengan PT PLN (Persero). Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional yang dipusatkan di Distribution Control Center (DCC) dan Server Scada Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah, pada Senin (08/06/2026).

Rangkaian agenda pengamanan berskala nasional ini tidak sekadar diisi dengan kegiatan seremonial di dalam ruangan. Sejak pagi hari, tim gabungan Polri dan PLN langsung bergerak melakukan tinjauan fisik ke lapangan. Di bawah komando Ketua Tim Bintek, Kombes Pol. Ronald Ardiyanto Purba, S.I.K., M.Si., rombongan menyisir dengan sangat teliti setiap sudut vital di area UP2D Jateng yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Nomor 5, Kota Semarang. Observasi menyeluruh tersebut mencakup pengecekan ketat pada area perimeter, kelayakan pos pengamanan, sistem akses pintu keluar masuk, ruang Command Center, Ruang Display DCC, area Server utama, Ruang Genset, hingga fasilitas vital seperti Rumah Pompa Hydrant.

Menyikapi hasil penyisiran yang detail tersebut, Kombes Pol. Ronald Ardiyanto Purba memberikan penegasan terkait esensi vital dari lokasi yang sedang dievaluasi.

“DCC dan Server Scada ini adalah jantung kelistrikan bagi wilayah Jateng dan DIY. Kalau operasionalnya terganggu, dampaknya akan sangat luas bagi masyarakat dan industri. Oleh karena itu, Sistem Manajemen Pengamanannya harus benar-benar diimplementasikan sesuai dengan Perpol Nomor 7 Tahun 2019, tidak boleh ada celah sedikit pun,” tegas Kombes Pol. Ronald usai memaparkan rencana strategis Bintek di lapangan.

Setelah peninjauan lapangan tuntas dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan Opening Ceremony yang dibuka secara resmi pada pukul 14.00 WIB. Acara pembukaan yang mengambil tempat di Ruang Borobudur, Kantor PLN UID Jateng, Jalan Teuku Umar Nomor 47 ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kedua instansi. Tampak hadir secara langsung Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., Dirpamobvit Polda Jateng Kombes Pol. Anuardi, S.I.K., CPHR, General Manager PLN UID Jateng Bramantyo Agung Pambudi, serta Vice President Keamanan Korporat PT PLN (Persero) Detty Elviany.

Dalam forum tersebut, kesepahaman mengenai pentingnya sinkronisasi keamanan dan operasional ditekankan oleh perwakilan PLN. Detty Elviany selaku perwakilan korporat menyatakan bahwa keandalan pasokan listrik selalu berbanding lurus dengan tingkat keamanan objek instalasinya. Baginya, Bintek ini merupakan wujud nyata komitmen PLN bersama kepolisian untuk menyamakan persepsi sekaligus mendongkrak standar pengamanan ke level tertinggi.

Menyambut komitmen tersebut, Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi memberikan jaminan penuh bahwa institusi Polri selalu siaga memberikan pengawalan berlapis.

“Tugas utama kami adalah memastikan Sistem Manajemen Pengamanan benar-benar berjalan di lapangan. Ini bukan sekadar tentang penempatan personel berseragam, tetapi menyangkut kesiapan sistem, keandalan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Semuanya adalah bagian dari komitmen Polri Siap Terlihat dan Bermanfaat demi menjaga ketahanan energi nasional,” jelas perwira tinggi bintang satu tersebut.

Harmonisasi peran ini juga diakui oleh General Manager UP2D Jateng, Moh Khozain, saat memaparkan profil perusahaan di hadapan para peserta. Ia menggarisbawahi bahwa PLN bertindak sebagai operator kelistrikan, sementara Polri hadir sebagai regulator pengamanan yang andal. Melalui bimbingan teknis ini, ia menaruh harapan besar agar seluruh elemen pengamanan yang bertugas di area DCC dan Server Scada dapat bekerja semakin solid dan terintegrasi.

Kegiatan hari pertama Bintek ini ditutup dengan kehangatan melalui prosesi penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama antarpimpinan lembaga. Untuk agenda selanjutnya, Bintek ini akan berfokus pada agenda pendalaman materi yang menyasar lima elemen krusial dalam Sistem Manajemen Pengamanan. Seluruh peserta akan dibekali instrumen penguatan yang mencakup aspek komitmen dan kebijakan, penyempurnaan pola pengamanan, pengaturan konfigurasi standar, peningkatan kemampuan personel pelaksana, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan guna mewujudkan perlindungan objek vital yang tak tertembus. (humaspolri)