Ketua NPC Sumut Tetap Berikan Apresiasi Pada Putri Aulia

IMG 20210906 WA0243


FORUM MEDAN | Atlet binaan National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara, Putri Aulia, belum bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Namun, Ketua NPC Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting mengatakan, tetap memberikan apresiasi yang setinggi- tingginya kepada atlet asal Kabupaten Deliserdang itu.

Ia juga bangga dengan perjuangan Putri Aulia di ajang empat tahunan itu. Pihaknya juga akan menyambut kepulangan Putri Aulia saat tiba di Sumut nanti.

“Pasti kita sambut dengan suka cita, karena beliau (Putri Aulia) adalah pahlawan kita. Walaupun Putri gagal ke podium, jangan kita lupakan perjuangannya,” kata Alan di Medan, Senin (6/9/2021).

Sambungnya, persoalan naik podium atau tidak, seorang atlet merupakan pejuang. Hal itu karena, setiap atlet yang berlaga di ajang paralimpiade itu membawa marwah bangsa dan negara.

Dikatakan Alan, Putri Aulia sudah berusaha semaksimal mungkin di dua nomor lomba yang ia ikuti. Namun, lawan yang Putri hadapi cukup menyulitkannya.

“Putri Aulia sudah maksimal dalam pertandingan di Paralympic Tokyo. Baik dalam nomor 100 m dan mix 4×100 m. Hanya, lawannya dari negara lain memang luar biasa,” ucapnya.

Lebih jauh, Alan menyampaikan, perjuangan Putri Aulia ke Paralimpiade Tokyo ini adalah sebuah perjuangan besar. Karena menurutnya, tidak semua atlet bisa masuk untuk mengikuti ajang itu.

“Kita juga apresiasi atlet Indonesia lain yang turut berjuang di Paralimpiade Tokyo. Bukan hanya Putri Aulia saja. Mereka adalah pahlawan kita,” katanya.

Diketahui, kontingen Indonesia berhasil meraih dua medali emas dari cabang olahraga (cabor) para badminton, nomor lomba womens double sl3-sus atas nama, Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila.

Emas lain diraih cabor para badminton, nomor lomba mixed double sl3-sus atas nama, Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto.

Sedangkan medali perak diraih oleh Widi (cabor para angkat berat), Dheva (cabor para bulutangkis), Ratri (cabor para bulutangkis).

Sementara itu untuk medali perunggu diraih oleh Sapto Yugo (cabor para atletik), Suryo (cabor para bulutangkis), Fredy (para bulutangkis), dan David (para tenis meja). (kesuma)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *