Penyelenggaraan Haji 2026 Sukses, Ketum PB Al Washliyah Apresiasi Kemenhaj & Petugas

IMG 20250617 WA0023 1
Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Dr.KH.Masyhuril Khamis, SH,MM

FORUM JAKARTA | Penyelenggaraan ibadah haji 2026 Masehi/1447 Hijriah dinilai sukses dan mengalami lompatan kualitas yang signifikan, baik dari aspek pelayanan jemaah maupun sistem manajerial. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang baru pertamakali menyelenggarakan ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH, MM.

Menurut Masyhuril Khamis, kinerja Kementerian Haji dan Umrah beserta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan petugas Kloter memberi pelayanan yang cukup baik dan maksimal, terutama pada bidang kenyamanan fasilitas, akomodasi, kesehatan dan transportasi jemaah.

Selain itu, kata orang nomor satu Ormas Islam Al Washliyah ini, layanan Kesehatan terhadap jemaah, mulai dari tanah air hingga di tanah suci, cukup optimal dan mendapat respon positif dari jemaah. Beroperasinya puluhan klinik satelit dan peningkatan layanan di Arafah, Mina, Muzdalifah, serta petugas haji gerak cepat dan meresponsif, melayani jemaah sehingga menurunkan angka jemaah sakit atau wafaf.

Demikian juga halnya saat pemberangkatan ke tanah suci dan pemulangan jemaah haji ke tanah air. Secara umum berlangsung lancar, tidak mengalami kendala yang cukup berarti. Hal ini merupakan pencapaian positif, berkat dukungan dan kerjasama yang terkoordinasi antar instansi/antar negara, kata Masyhuril Khamis, yang juga menjabat Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Masyhuril Khamis mengucapkan selamat atas pencapaian kinerja Kementerian Haji dan Umrah, khususnya ucapan kepada Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. “Terima kasih atas kesempatannya untuk pemberdayaan kader-kader muda Al Washliyah,” ucap Masyhuril Khamis kepada website ini, Senin malam 15 Juni 2026/29 Zulhijjah 1447 H.

Ketua Umum PB Al Washliyah ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang telah bekerja tanpa mengenal waktu dalam memberikan pelayanan jemaah. Dedikasi petugas menjadi faktor penting yang membuat penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik.

Namun diingatkan Masyhuril Khamis, Kementerian Haji dan Umrah jangan cepat berbangga hati, tapi juga harus membuka dan menerima berbagai masukan dan rekomendasi dari berbagai pihak, guna penyempurnaan penyelenggaraan dan pelayanan haji pada tahun mendatang. Perhatian utama adalah peningkatan layanan di Puncak haji yakni pelayanan di Arafah, Mina dan Muzdalifah.

Ia tidak menyangkal bahwa pendidikan dan pelatihan ala militer secara komprehensif, turut andil membentuk performa layanan petugas haji yang lebih baik. Karena itu, standarisasi pelatihan dan peningkatan kompetensi petugas dapat dilanjutkan tahun depan, kata Masyhuril Khamis.

Faktor penguatan istithaah kesehatan, sistem penanganan jemaah sakit, serta ketersediaan tenaga kesehatan, pinta Masyhuril, jangan sampai terabaikan dan hendaknya tetap menjadi fokus utama pelayanan musim haji 2027 nanti. (re/kba)