FORUM MEDAN – Kemerdekaan yang dinikmati hari ini bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Namun, lahir hasil perjuangan, pengorbanan jiwa raga, harta, dan air mata para pejuang yang ikhlas mengabdikan hidupnya demi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Karena itu, tugas kita saat ini bukan lagi merebut kemerdekaan, melainkan isi kemerdekaan dengan karya, prestasi, disiplin, persatuan serta kepedulian terhadap sesama,” ujar Gubsu Bobby Nasution dalam pidatonya yang disampaikan oleh Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap pada acara Semarak HUT RI ke-81 di Pos Bloc Lapangan Merdeka Medan, Minggu (02/08/2026).
Acara Semarak HUT Kemerdekaan RI ini dilaksanakan oleh pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Sumut. Turut hadir Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) Muhammad Hasyim, Ketua Dewan Paripurna Herry Lontung Siregar, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, Sekretaris Umum Sofyan Amardi Hutasuhut, Bendahara Novan Efendy Siregar, dan pengurus DHD 45 Sumut lainnya.

Pj Sekdaprovsu menambahkan, kegiatan Semarak HUT Kemerdekaan RI ke 81 menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan tanpa membedakan usia, profesi dan latar belakang maupun suku dan agama.
“Inilah wajah Indonesia sesungguhnya, bersatu dalam keberagaman. Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat yang memiliki kepedulian, semangat kebersamaan dan rasa cinta kepada daerah dan bangsa,” kata Sulaiman.
“Mari kita jadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi terus bekerja keras, bekerja sama, dan saling menghargai. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemprov Sumatera Utara melalui Kolaborasi Sumut Berkah, yaitu membangun Sumut yang unggul, maju, berkelanjutan melalui kerja sama seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat,” sebut Pj Sekdaprovsu lagi.

Pj Sekdaprovsu juga menilai kegiatan yang dilaksanakan oleh DHD 45 Sumut sangat positif dan sarat manfaat, karena mengingatkan generasi muda bahwa perjalanan bangsa Indonesia tidak mudah tetapi ada semangat pahlawan memperjuangkan tanah air dengan segala kekuatan sekaligus menumbuhkembangkan semangat patriotisme masyarakat, khususnya di Sumut.
Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen (Purn) Muhammad Hasyim menjelaskan, acara Semarak HUT Kemerdekaan RI ke 81 sengaja dilaksanakan di Lapangan Merdeka dan titik nol Kota Medan karena memiliki nilai sejarah.
“Di Lapangan Merdeka inilah, pembacaan Teks Proklamasi khusus di Sumatera Utara. Pembacaan Teks Proklamasi tersebut dibacakan oleh Gubernur pertama Sumut Tengku Muhammad Hasan. Saat membacakan teks tersebut, Gubsu didampingi pemuda bernama Ahmad Tahir yang terakhir berpangkat Letjen (Purn). Jadi, di Lapangan Merdeka inilah titik sejarah Kota Medan dalam rangka merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” papar Hasyim.
Di sisi lain, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menyambut gembira kegiatan yang diadakan DHD 45 tersebut bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus mendatang.
“Nilai-nilai kejuangan, perjuangan kemerdekaan kembali bergairah. Apalagi ada sepeda ontel. Kami dari KONI Sumatera Utara, nilai-nilai kejuangan yang kami ambil. Atlet-atlet kami harapkan juga ikut berjuang sesuai perjuangan para pejuang sampai titik darah penghabisan demi nama baik Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Hatunggal.
Ketua Dewan Paripurna Herry Lontung Siregar menyebutkan DHD 45 Sumut berpartisipasi aktif untuk mengenang HUT Kemerdekaan RI. “Kita sampaikan kepada semua di sini bahwa semangat juang 45 itu sekarang masih tumbuh. Dengan kondisi ini, kita berharap semuanya dalam kondisi kebersamaan ini sama-sama berjuang untuk kemajuan Indonesia,” tambahnya.
Selain parade sepeda ontel yang diikuti ratusan peserta dari komunitas dan dilepas Pj Sekdaprovsu, kegiatan dimeriahkan senam massal, pembagian hadiah lucky draw, freestyle soccer, dan teatrikal perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda. (red)







