FORUM Tebing Tinggi | Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menegaskan bahwa Program Gerakan Maghrib Mengaji masih terus berjalan dan tetap menjadi salah satu program prioritas dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesra Setdako Tebing Tinggi, Azanul Aqbar Lubis , menanggapi pertanyaan awak Media Forum mengenai keberlanjutan Program Maghrib Mengaji yang beberapa tahun lalu telah diterapkan di lebih dari 100 masjid dan mushalla di Kota Tebing Tinggi.
Menurut Azanul, Pemerintah Kota Tebing Tinggi hingga kini masih memiliki data masjid dan mushalla yang aktif melaksanakan kegiatan tersebut. ” Ya, masih. Data masjid dan mushalla yang melaksanakan Program Maghrib Mengaji tetap kami miliki sebagai bagian dari pelaksanaan program,” ujar Azanul.
Dia menegaskan, Gerakan Maghrib Mengaji juga masih menjadi bagian dari agenda pembinaan keagamaan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan terus mendapat perhatian dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat.
“Program ini tetap termasuk agenda pembinaan keagamaan Pemerintah Daerah dan menjadi salah satu program prioritas guna mendukung visi dan misi Bapak Wali Kota Tebing Tinggi,” katanya.
Menanggapi anggapan sebagian masyarakat yang menilai gaung Program Maghrib Mengaji tidak lagi sekuat beberapa tahun lalu, Azzanul memastikan kegiatan tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Program Maghrib Mengaji yang didukung Pemko tetap berjalan seperti tahun-tahun yang lalu, bahkan terdapat peningkatan dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, Bagian Kesra, lanjut Azzanul, secara rutin melaksanakan monitoring dan evaluasi setiap bulan melalui petugas yang telah ditugaskan.
“Bagian Kesra tetap melakukan monitoring dan evaluasi setiap bulan terhadap pelaksanaan Program Maghrib Mengaji, salah satunya melalui penugasan Pengawas Maghrib Mengaji,” ungkapnya.
Dalam menjaga keberlangsungan program, Pemerintah Kota juga terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, khususnya pengurus masjid dan mushalla.
“Kami bersinergi dengan pengurus masjid dan mushalla dalam melakukan monitoring serta pengawasan pelaksanaan kegiatan agar Program Maghrib Mengaji tetap berjalan dengan baik di tengah masyarakat,” tambah Azanul.
Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Tebing Tinggi, H. M. Ikhwan, SH., MH., mendorong agar Gerakan Maghrib Mengaji terus diperkuat karena dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kota Tebing Tinggi.
Dengan adanya penjelasan resmi dari Bagian Kesra tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai pelaksanaan Program Maghrib Mengaji.
Sekalangan elemen masyarakat berharap Pemko Tebing Tinggi untuk terus berperan aktif sehingga kegiatan tersebut semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi pembinaan akhlak serta pendidikan Al-Qur’an di masjid dan mushalla se-Kota Tebing Tinggi. ( MET ).







