Tekan Angka Kecelakaan, Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Tindak Tegas Pelanggar Kasat Mata

whatsapp image 2026 09 18 at 18.42.30 632168

FORUM PADANGSIDIMPUAN — Demi menciptakan keamanan dan kenyamanan berkendara serta menekan angka kecelakaan di jalan raya, jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Padangsidimpuan konsisten hadir di tengah masyarakat. Pada Jumat, 18 September 2026, petugas menggelar pengamanan dan penertiban melalui kegiatan Strong Point di sejumlah titik di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi, S.H., bersama para personil di lapangan dengan fokus utama menertibkan berbagai pelanggaran lalu lintas kasat mata yang berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal.

Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan yang humanis agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Tercatat, sebanyak 44 tindakan diberikan kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan. Rincian penindakan tersebut meliputi 20 set tilang teguran simpatik yang diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan seperti tidak mengenakan helm standar saat melintas di jalur Strong Point pagi maupun sore hari, di mana petugas memberikan arahan humanis agar mereka lebih mengutamakan keselamatan diri.

Selain itu, penindakan tegas berupa 24 set tilang manual kepada pengendara yang kedapatan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong serta tidak memakai helm SNI yang sangat membahayakan keselamatan berkendara. Di samping penilangan, personil di lapangan juga senantiasa aktif memberikan himbauan humanis untuk mengingatkan para pengendara agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi kebaikan bersama di jalan.

Secara keseluruhan, kegiatan penertiban ini berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Melalui langkah tersebut, Sat Lantas Polres Padangsidimpuan terus mengimbau masyarakat Kota Padangsidimpuan agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, karena keluarga tercinta selalu menanti di rumah. (fen)