FORUM MEDAN | Rasa aman tak dirasakan pasangan suami istri Manto dan Lala boru Pardede warga Karya Bhakti Gang Teratai, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal. Kasus pengancaman yang dilakukan oknum polisi Polrestabes IS belum terlihat perkembangannya, Sabtu (15/1/2022).
Telah berjalan sebulan lebih kasus pengancaman oknum polisi IS tersebut yang diterima penyidik pembantu Sat Reskrim Polrestabes Medan Briptu Muhammad Yoga Aditama.
Namun belakangan ini IS kembali berulah dan mengancam kembali Rabu (12/1) sekira pukul 17.00 WIB terhadap Manto dan Lala.
Dikarenakan janji Kanit Provos AKP Chaidir Harahap kepada korban bakal langsung menanggapi pabila IS membuat permasalahan kembali.
Sehingga Manto saat diancam dengan parang, langsung menghubungi beliau. Namun saat ditelepon rupanya AKP Chaidir Harahap tak menjawab, sehingga ditelepon langsung dialihkan ke Bintara Provos Al Kausar.
‘Lapor aja ke Polsek Medan Helvetia kalau tak ditanggapi baru lapor ke Propam’ jelas Bintara Al Kausar.
Di Polsek Helvetia Kedua suami istri Manto dan Lala kembali diarahkan ke Polrestabes oleh seorang yang mengatakan dirinya Panit Reskrim Polsek Helvetia.
“Karena persoalan intren jadi telah saya hubungi piket Paminal bernama Yuri. Jadi abang kesana aja,” kata pria berkaos putih duduk di depan Polsek Medan Helvetia.
Menurut Manto saat IS membawa parang, dianya mengejek ‘Aku nggak takut. Percuma aja kalian lapor ke polisi, surat kalian pasti nggak ditanggapi’ kata Manto menirukan ucapan IS.
Diketahui Sebelumnya IS pernah lebih dari 3 kali melakukan pengancaman, bahkan tak tahu menahu oknum polisi yang pernah bertugas di Propam itu mengasah senjata tajam.
Tapi anehnya sudah jelas oknum personil IS telah terkontaminasi dengan narkotika namun tidak ada tindakan yang diberikan kepadanya.
“Bukan kami nggak percaya institusi Kepolisian. Tapi jiwa kami sudah terancam oleh IS yang diduga telah terkontaminasi dengan narkotika. Jadi kalau saja tak ada kejelasan kasusnya sudah kami pastikan untuk minta pertolongan kepada Bapak Kapolda Sumut,” ucap Lala di depan Polsek Medan Helvetia, Jumat (14/1)
Sementara Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Tomi bersama Kanit Provos Polrestabes Medan AKP Chaidir Harahap terus menindaklanjuti pengaduan korban saat di Polrestabes.(man)








