DAERAH  

Kades Tandem Hilir 1 Koar-koar Akui Terima Uang dari HKI Rp 1,5 Miliar

IMG 20220121 WA0108

FORUM HAMPARAN PERAK | Kepala Desa (Kades) Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak, Herianto gembar gembor terima uang sebesar Rp 1,5 miliar dari pihak PT Hutama Karya Indonesia (HKI) dalam pembebasan lahan pembangunan proyek tol Trans Sumatera Langsa – Binjai, Jumat (21/1/2022)

“Awak terima Rp 1,5 milyar tapi koq ditulis Rp 1,2 miliar. Yah awak udah dirugikan 300, tapi ya udah la, karena awak mewakili masyarakat,” cetusnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, ia malah membeberkan kalau yang mendapat ganti rugi sebesar Rp 1,5 miliar dari PT HKI itu adalah tanah miliknya bukan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II.

“Bangunan-bangunan awak Bang. Yang bangun siapa? Ya, awak. Di tanah siapa? Ya, di tanah Indonesia Raya ini. Selagi yang punya wilayah itu, itu tanah dia. Terkecuali tanah rakyat yang sudah dibikin surat desanya, sertifikatnya, yang diusahi dia. Wong masih pohon tebu, HGU juga gak eneng,” bebernya.

Kata kades, apakah salah yang awak buat, ia dengan lantang mengucapkan kalau hal itu tidak salah.

“Jadi, yang mau menyalahkan, silahkan kita main. Mau di polisi mau dimana ayok!. Tapi dia harus bertanggungjawab, buat materai 10 ribu, pak saya menyalahkan Kades, kita kesini, ayok!. Jangan hanya omongi, tembak diatas kuda. Itu yang gak suka,” tantangnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data, Kades Tandem Hilir 1 Herianto, memiliki 4 lahan dalam menerima ganti rugi atas pembebasan lahan proyek pembangunan tol Trans Sumatera dari PT HKI.

Bahkan dalam daftar penerima ganti rugi dari PT HKI, selain Kades Tandem Hilir 1 Herianto, sang menantunya pun bernama Zepry Ansyah mendapatkan dana atas pembebasan lahan eks HGU PTPN II tersebut sebesar 192.632.494.(tim)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *