FORUM BELAWAN | Maraknya peredaran narkotika membuat suasana Belawan tak pernah kondusif. Dari persoalan tawuran antar warga, perampokan, pembunuhan, begal menjadi permasalahan tak habis-habisnya, Senin (7/2/2022).
Dalam hal ini, Sekretaris GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) Kota Medan Rion Arios SH mengatakan harus mengevaluasi kinerja pejabat Kepolisian terdahulu. Sehingga menjadi acuan kedepannya untuk mengambil langkah sesuai dengan Polri Promoter (profesional, modern dan tepercaya).
“Tugas Kepolisian adalah mengayomi dan menciptakan rasa aman kepada masyarakat. Jadi jelas kalau Polri abdinya negara. Sementara saat ini kondisi Belawan telah carut marut dengan berbagai persoalan sosial dan diperparah dengan maraknya peredaran narkoba,” jelas Rion Arios SH.
Diketahui Kepolisian mempunyai Bhabinkamtibmas, Sat Intelkam yang setiap saat dapat melaporkan perkembangan suatu daerah sehingga mampu mengantisipasi suatu kejadian.
“Tapi sampai kini peredaran sabu tak dapat dibendung malah bertambah parah di semua kawasan Belawan, 2 diantaranya Lorong Supir dan Lorong Pemancar Gudang Arang Belawan I. Warga takut melapor karena laporan terkadang tak pernah dilanjutkan. Sehingga warga menjadi apatis,” ucap Advokat ini kepada wartawan.
Yang menjadi pertanyaan masyarakat adalah tak dipernah adanya penangkapan terhadap bandar besar sehingga GRANAT melihat kinerja pihak Polres Pelabuhan Belawan tak bersungguh-sungguh.
“Biasanya penggrebekan hanya dapat bede kelas kampung aja sementara bandar Kakapnya tak tersentuh juga,” jelas Rion Arios SH yang juga tokoh masyarakat Medan Utara.
Dalam hal ini GRANAT Kota Medan menawarkan kepada warga Belawan terkait penyuluhan serta rehabilitasi buat para korban narkotika.
“Sedari awal hadirnya GRANAT di Kota Medan adalah untuk memberikan penyuluhan dan mendampingi rehabilitasi kepada para korban penyalahgunaan narkoba,” jelas Rion Arios SH kembali.
Penelusuran awak media, dugaan Kota Belawan menjadi pintu masuknya narkoba dalam skala besar. Betapa tidak, dari jaman baheula hingga saat ini peredaran sabu menjadi momok yang sangat menakutkan.
Lokasi yang dicurigai sebagai transitnya barang haram seperti sabu tersebut adanya tangkahan-tangkahan kecil sebagai penambat perahu yang tersebar di kawasan Pelabuhan Internasional Belawan.
Akibat dari maraknya peredaran sabu suasana Belawan tak aman. Berbagai macam persoalan timbul mulai dari tawuran, perampokan, pembunuhan, begal, dan angka kemiskinan meningkat drastis.
Pada Minggu (6/2) malam, Kapolres melalui Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan melakukan penggrebekan di berbagai lokasi di kawasan Medan Utara.
Kepala Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan itu membenarkan adanya penggrebekan, salah satunya di Kelurahan Sei Mati melalui salah satu media online di Medan.(man)







