FORUM MEDAN | Mantan pelatih tinju Sumut, Amir Hasan Siregar dikabarkan tengah menurun kondisi fisiknya. Kabar ini didapatkan dari mantan petinju andalan Sumut, Benget Simorangkir yang datang menjenguk.
Untuk itulah Benget mengajak pencinta tinju dan masyarakat Sumut mendoakan agar Amir Hasan Siregar pulih dari penyakit yang dideritanya dan kembali sehat seperti sedia kala.
Amir Hasan pelatih tinju asal sasana Rajawali Medan ini banyak berjasa karena, pernah menjadi pelatih menangani tim tinju Sumut keevent nasional juga pernah menangani tim tinju Medan diberbagai event.
“Kondisi kesehatan Pak Amir saat ini sangat menurun, ia mengalami komplikasi penyakit sehingga berat badannya menurun drastis hingga 42 kg saja, mudah-mudahan dia bisa pulih,” kata Benget yang sudah berulang menjenguk ke kediaman Amir Hasan di kawasan Jalan Gaperta Ujung, Medan, Selasa (18/5/2021).
Amir Hasan yang dihubungi via telpon selular mengakui kalau ia menderita sakit akibat komplikasi penyakit lambung, darah rendah dan gula. Dana dia mengatakan, telah berulangkali harus masuk rumah sakit.
“Belum lama ini abang terpaksa opname, karena kondisi sangat drop,” katanya dengan suara lemah.
Untuk itulah kondisi Amir Hasan Siregar ini harus mendapat perhatian dari mantan petinju asal Sumut di berbagai provinsi terutama yang ada di Medan.
Menurut Benget mantan petinju yang tergabung dalam komunitas Insan Tinju Sumut yang diprakarsai Binson Simbolon ini, kini sedang mengumpulkan donasi untuk penyembuhan penyakit yang diderita Amir Hasan Siregar.
Apalagi dalam komunitas ini, tergabung nama-nama pelatih dan mantan petinju tenar seperti, Darman Hutauruk, Erick Diaz Siregar dan lainnya, dimana banyak yang prihatin dengan kondisi Amir Hasan.
Komunitas ini memang terbentuk sebagai silaturahmi dan prihatin dengan kondisi mantan pelatih Sumut, belum lama ini membantu mantan pelatih Sumut, Asril Gooce yang sedang sakit.
“Saya salut dengan perhatian dan petinju asal Sumut, yang mana sangat besar perhatiannya dengan mau membantu meski mereka di luar provinsi,” sebut Benget mengakhiri. (kesuma)








