DAERAH  

Limbah Cemari Sungai Inpres, Nelayan di Paluh Manan Sulit Mencari Ikan

TERCEMAR
Nelayan kesulitan mencari ikan akibat Sungai Inpres di Paluh Manan tercemar limbah rumah tangga dan perusahaan

FORUM HAMPARAN PERAK | Pencemaran berat menghantui sungai Inpres di Paluh Manan. Ratusan nelayan kini sulit mencari ikan, kepiting serta udang di kawasan Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (4/6/2022).

Limbah berwarna hitam serta sampah berbau terbawa melalui sungai Inpres yang diduga berasal dari berbagai perusahaan di hulu terakhir keluar di pintu air Sarang Buaya. Akibat pencemaran limbah, kini para nelayan sulit mendapatkan ikan di laut bahkan terkadang tak berpenghasilan sama sekali.

Salah satu nelayan di Desa Paluh Manan Arifin (63) mengatakan akibat limbah dirinya sulit mendapatkan mata pencahariannya. “Dampak limbah di laut sangat membahayakan bagi para nelayan sehingga pemerintah harus cepat turun tangan,” tutur Wak Arifin kepada wartawan.

Bukan itu saja, keberadaan nelayan tradisional terancam akibat banyak anak sungai dan paluh yang ditutup dan dijadikan perkebunan sawit oleh pengusaha. “Anak ikan serta udang sulit berkembang akibat tak ada lagi paluh paluh setelah ditutup dan ditanami kelapa sawit,” jelas Wak Arifin lagi.

Diketahui, sungai Inpres Desa Paluh Manan selama dua minggu sebelum Lebaran kemarin tercemar sehingga banyak mematikan biota laut. (man)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *