Apalagi Gemkara tetap mendukung dan mengawal jalannya pembangunan di Kabupaten Batu Bara. Gemkara akan terus menggalang terus kekuatan, sehingga kesinambungan kepemimpinan dapat terjaga dalam meenghadapi Pileg dan Pilkada 2024.
Kepada Panglima Divisi Gemkara se Kabupaten Batu Bara, Khairul mengingatkan tetap merapatkan barisan agar “Deklarasi Pulau Pandang 2022” harus dilakukan sungguh-sungguh haqqul yaqin. “Ini semua sangat teragantung dari kebersamaan kita, sebab sebuah kebersamaan yang tidak semu,” sebut Khairul.
Menurut Khairul, menjelang Pilkada tentunya muncul isu isu miring yang menyertai pergerakan politik yang tidak jarang bernuansa provokasi, fitnah, pembunuhan karakter dan hoax.
Upaya-upaya beritikat buruk ini dapat merusak tatanan sosial kemasyarakatan kemungkinan disebabkan ada perasaan sakit hati. Gemkara sudah mendeteksi fenomena buruk ini dan saat ini terus melakukan monitoring, melakukan deteksi dini, cegah dini.
Gemkara tidak mau bumi Batu Bara diobok-obok diganggu, dikacau balaukan dan dirusak oleh oknum-oknum di luar Batu Bara. “Ingat, Kabupaten Batu Bara lahir melalui perjuangan heroik dengan tetesan darah dan air mata,” ucap wartawan senior Sumut tersebut tegas.
Sementara OK Faizal SE yang menyatakan, siap maju ke Senayan di Pileg 2024 memohon doa dan dukungan Gemkara.
Pulau Pandang menjadi saksi atas perjuangan saya ke Senayan. Terima kasih saya sampaikan ke kepada Gemkara Batu Bara. “Say menyadari tanpa dukungan Gemkara tentunya elemen masyarakat Batu Bara lainnya tentunya perjuangan ini tidak dapat diwujudkan.
Gemkara telah membuktikan, bahwa dengan perjuangan dengan tidak henti-hentinya maka Kabupaten Batu Bara bisa berdiri. “Tanpa ada Gemkara, tidak ada Batu Bara Tanpa ada Gemkara, tidak ada Bupati Bara,” tegas OK Faizal,” tegas OK Faizal mengakhiri. (kesuma/rel)







