Politisi Gerindra Srikumala Sambangi MUI, FKUB dan Pesantren di Asahan

MUI
Srikumala di sela kesibukannya bersilaturrhami dengan tokoh agama di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Asahan.

Usai bertemu pengurus MUI, Srikumala juga menyempatkan diri bersilaturrami dengan tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Asahan. Ia juga banyak mendapat masukan tentang FKUB Asahan yang sangat berperan dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama, meski dengan anggaran yang minim. “Malah sering para pengurus FKUB menggunakan dana pribadi untuk melakukan kunjungan ke daerah yang ada di Asahan ini,” ujar ketua FKUB Asahan Humaidi Syamsuri Pane dalam pertemuannya dengan Srikumala SE MM.

Sete;ah mendengar masukan dari FKUB Asahan, Srikumala berjanji akan memperjuangkan agar anggaran FKUB Asahan ditingkatkan, mengingat ruang lingkup kerja FKUB yang sangat luas, apalagi dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Besok saya akan melakukan rapat kerja dengan Bupati Asahan. Saya sampaikan agar MUI dan FKUB Asahan untuk lebih diperhatikan dan anggarannya ditingkatkan. Kalau perlu anggaran pokir saya berikan kepada MUI dan FKUB,” ujar Srikumala saat melakukan Rapat Kerja dan kunjungan kerja di Kantor Bupati Asahan.

Ponpes
Srikumala saat bertemu dengan pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan diwakili Sekda berjanji akan memperhatikan kedua lembaga agama tersebut, dan menambah anggaran untuk operasional kedua lembaga itu.

Saat kunjungan kerja, Srikumala berkesempatan juga menemui pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah Sei Alim Hassak Kecamatan Seidadap, Buya H Ahmad Fadilla dan pimpinan Yayasan H Mas’ad Mahdi serta dewan pengajar di pondok pesantren guna menerima masukan dan saran.

Pada kesempatan tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Buya H Ahmad Fadilla menyampaikan agar Srikumala sering turun ke masyarakat, apalagi sudah menjabat dua priode di DPRD Sumut. “Kalau perlu ditingkat kan menjadi anggota DPR RI pada Pileg yang akan datang. Karena selama ini belum ada putra putri Asahan yan mencalon atau duduk di Senayan,” ujarnya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *