DAERAH  

Soal Dana Korban Kebakaran Belum Diterima Warga, Legislator Demokrat: Camat Labuhan Deli Gawat

IMG 20230120 WA0147

FORUM LABUHAN DELI | Persoalan dana bantuan para korban kebakaran Desa Helvetia serta Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli yang diduga belum diterima warga, terus memanas.

“Ini persoalan kemanusian. Bahaya kalau saja dana bencana dipermainkan,” singkat Anggota DPRD Deli Serdang dr Syoufy Rizal Husni (foto), Jumat (20/1/2023).

Dana bantuan sosial kebakaran adalah merupakan uang pemberian pemerintah Pemkab Deli Serdang terhadap para korban kebakaran sehingga semua berkewajiban memantaunya.

Diketahui pada bulan November dana korban kebakaran telah turun ke Kecamatan Labuhan Deli dan dipertengahan Desember pihak Bendahara BPBD meminta pertanggungjawabannya.

“Bahaya kalau saja dana bencana dibikin main-main,” singkat wakil rakyat Partai Demokrtat tersebut.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Labuhan Deli serta Hamparan Perak ini bakal menelusuri dan menindakkanjuti dari hulu hingga hilir persoalan dana kebakaran itu.

“Bansos tak boleh diselewengkan, itu sangat berbahaya. Karena ini merupakan bantuan negara terhadap rakyatnya,” ucap dr Syoufi kembali.

Diketahui 4 rumah warga terbakar di Kampung Banten, Desa Helvetia adalah Nurmansyah, Nurlela, Aminullah dan M Harun.

Dan Desa Manunggal 2 rumah dilalap sijago merah adalah Jumrik dan Surya Bakti.

Informasi diketahui jumlah bantuan dari BPBD Deli Serdang adalah: rusak berat Rp5 juta persatu rumah dan rusak ringan diberi Rp1,5 juta.

Upaya konfirmasi dan menemui Camat Kecamatan Labuhan Deli ED tak membuahkan hasil.(man).