Penerimaan Calon Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2023 Dibuka hingga 17 April

bae2c01d dda8 4646 8e01 5d2adf534d8a

Tidak melakukan perbuatan melanggar norma agama, kesusilaan, dan hukum
Surat pernyataan bermaterai kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, ditugaskan di semua bidang tugas kepolisian, ditandatangani calon peserta dan orang tua/wali
Surat pernyataan bermaterai untuk tidak percaya pihak yang menjanjikan dan menjamin kelolosan di penerimaan, ditandatangani calon peserta dan orang tua/wali.

Jika bekerja sebagai karyawan, maka:
– Dapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi bersangkutan
– Bersedia diberhentikan sebagai karyawan jika diterima dan ikut pendidikan pembentukan bintara Polri
Domisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar per pembukaan pendidikan, melampirkan KK dan KTP, kecuali peserta Orang Asli Papua (OAP) pendaftar Polda Papua/Papua Barat
OAP domisili Papua/Papua Barat berdasarkan KTP dan KK tetapi tinggal di luar wilayah tersebut dapat mendaftar dan ikut tes di Polda sesuai tempat tinggal, dengan ikut kuota kelulusan/pemeringkatan di Polda Papua/Papua Barat, tidak ada batas waktu minimal domisili.

-Syarat Khusus Bintara PTU (Polisi Tugas Umum)
Berijazah serendah-rendahnya sebagai berikut:
– SMA/MA dan bukan lulusan Paket A, B, atau C.
– SMK/MAK semua jurusan kecuali jurusan tata busana dan tata kecantikan.
– Satuan pendidikan Muadalah pada pondok pesantren dan Pendidikan Diniyah Formal.
– Program D1 sampai S1 dengan IPK minimal 2,75 dengan prodi yang telah terakreditasi.
Tinggi badan minimal
– Umum: Pria 165 cm; wanita 160 cm.
– Wilayah Perbatasan (Wiltas)/Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT)/Pulau-pulau Terpencil (PPT): Pria 163 cm; wanita 158 cm.
– Khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat), untuk daerah pesisir: Pria 163 cm; wanita 158 cm, dan untuk daerah pegunungan: Pria 160 cm; wanita 155 cm.
Syarat Khusus Bintara Brimob (Khusus Pria)
Berijazah serendah-rendahnya sebagai berikut:
– SMA/MA dan bukan lulusan Paket A, B, atau C.
– SMK/MAK semua jurusan kecuali jurusan tata busana dan tata kecantikan.
– Satuan Pendidikan Muadalah pada pondok pesantren dan Pendidikan Diniyah Formal.
– Program D1 sampai S1 dengan IPK minimal 2,75 dengan prodi yang telah terakreditasi.
Tinggi badan minimal
– Umum: Pria 165 cm.
– Wilayah Perbatasan (Wiltas)/Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT)/Pulau-pulau Terpencil (PPT): Pria 163 cm.
– Khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat):
Untuk daerah pesisir: Pria 163 cm.
Untuk daerah pegunungan: Pria 160 cm.
Syarat Khusus Bintara Polair (Khusus Pria)
Berijazah serendah-rendahnya sebagai berikut:
– SMK/MAK jurusan Teknik Perkapalan dan Kemaritiman.
– Program D1 sampai S1 dengan IPK minimal 2,75 dengan prodi yang telah terakreditasi. Meliputi program studi: Studi Nautika, Teknologi Kelautan, Permesinan Kapal, dan Teknologi Konstruksi Bangunan Kapal.
Tinggi badan minimal:
– Umum: Pria 165 cm.
– Wilayah Perbatasan (Wiltas)/Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT)/Pulau-pulau Terpencil (PPT): Pria 163 cm.
– Khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat)
Untuk daerah pesisir: Pria 163 cm.
Untuk daerah pegunungan: Pria 160 cm.
Syarat Khusus Bintara Kompetensi Khusus Tenaga Kesehatan (Nakes)
Berijazah serendah-rendahnya D1 sampai S1 dengan IPK minimal 2,75 dengan prodi yang telah terakreditasi. Meliputi program studi: Kebidanan, Keperawatan, Farmasi, Keperawatan Anastesiologi, Kesehatan Gigi, dan radiologi.