Selama peninjauan, Pj Bupati dan para SKPK berdiskusi mengenai solusi jangka panjang yang meliputi pembuatan tanggul pengaman pantai serta penanaman vegetasi yang dapat menahan erosi atau abrasi.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait untuk menangani abrasi ini secara efektif.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga berbicara dengan warga setempat untuk mendengarkan langsung keluhan mereka terkait abrasi pantai yang telah merusak beberapa fasilitas umum dan rumah-rumah warga.
Warga berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah ini sebelum dampaknya semakin meluas.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Aceh Utara dalam menjaga lingkungan pesisir serta melindungi warga dari dampak negatif perubahan iklim dan bencana alam lainnya.
Saat ini, ratusan warga pesisir Aceh Utara yang kehilangan tempat tinggal akibat hantaman gelombang pasang masih mengungsi. Total sebanyak 787 jiwa dari 204 kepala keluarga (KK) harus mengungsi, dengan beberapa di antaranya kehilangan tempat tinggal dan lainnya terdampak banjir rob yang memasuki rumah mereka. (ADVETORIAL)







