Desakan Kapolres Pelabuhan Belawan Mundur Terus Bergulir

IMG 20210723 WA0000

FORUM BELAWAN | Desakan agar Kapolres Pelabuhan Belawan mundur terus bergulir. Desakan itu terkait sejumlah masalah temasuk hal krusial yang telah puluhan tahun tak kunjung selesai. “Perlu tindakan tegas. Ataupun Kapolres Pelabuhan Belawan mundur,” ucap Budi Yanto SH, tokoh masyarakat Medan Utara, Jumat (23/7/2021) dini hari.

Budi Yanto menyampaikan hal itu SH, kepada forumkeadilansumut.com melalui layanan WhatsApp-nya pasca aksi tawuran antar warga yang terjadi di beberapa kelurahan Kecamatan Medan Belawan.

“Kita menyayangkan petugas Kepolisian yang terkesan lamban dalam menangani persoalan tersebut. Padahal tugas awal ada pada intelijen. Apa petugas Intelkam asal bapak senang (ABS) saja?,” jelas Budi.

Dalam hal ini, pihak Kepolisian khususnya Polsek Belawan serta Polres Pelabuhan Belawan seharusnya mempunyai penciuman yang tajam terhadap segala bentuk yang berbau kriminal, sehingga permasalahan yang timbul jangan sampai membesar.

“Permasalahan besar ini menjadi catatan buruk bagi Kapolres Pelabuhan Belawan, apalagi warga yang ikut tawuran itu sampai menghancurkan rumah warga sekitar serta menjarah barang salah satu warga yang tinggal di lingkungan 26 kelurahan Belawan satu.” ucap Budi lagi.

Bukan itu saja, Budi menilai Kapolres Pelabuhan Belawan juga gagal membuat Medan Utara terutama Kecamatan Medan Belawan menjadi Kondusif.

“Saya rasa tanggungjawab moral ada pada setiap pejabat kita. Kalau dirasa tak sanggup ya lebih baik mundur. Itu kan lebih terhormat,” beber Budi kepada wartawan.

Untuk itu, sambung Budi meminta kepada Kapolda Sumut Irjen Pol R.Z Panca Putra Simanjuntak MSi segera mengevaluasi Kapolres Pelabuhan Belawan, dan segera menggantinya dengan yang lebih baik lagi

“Kepada bapak Kapolda Sumut agar segera mengganti Kapolres Pelabuhan Belawan karena dinilai gagal membuat Medan Utara menjadi kondusif,” kata Budi.

Terpisah, Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) DPRD Kota Medan mengaku kecewa dengan kinerja Polres Pelabuhan Belawan yang dinilai lemah dalam menjaga kondusifitas dan keamanan di kawasan Belawan dan sekitarnya yang menjadi wilayah kerja Polres Belawan.

Pasalnya, peristiwa kerusuhan di Kecamatan Medan Belawan seperti tawuran yang terjadi pada Selasa (20/7) malam hingga Rabu (21/7) dini hari kemarin bukan lah peristiwa kerusuhan pertama di Belawan pada masa kepemimpinan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Mhd. R. Dayan.

“Kerusuhan kemarin bukan yang pertama terjadi di masa kepemimpinan Kapolres Pelabuhan Belawan saat ini, tapi peristiwa itu kami nilai sebagai puncak kelalaian Polres Pelabuhan Belawan dalam menjaga kondusifitas dan keamanan di Belawan. Kami menilai, Kapolres Pelabuhan Belawan saat ini sudah terlalu sering kecolongan,” tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus Kamis (22/7/2021). (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *