FORUM MEDAN | Saat ini, atlet dayung Sumut, terus berlatih di Danau Cadika, Kecamatan Medan Johor, bersama pelatihnya, Ita Anggraini Sutrisno.
Ita selaku menerangkan, bahwa pola latihan yang ia berikan menggunakan konsep kekeluargaan. Hal ini menurutnya lebih efektif dari pada pola lain dalam proses pembinaan.
“Kebetulan atlet yang diamanahkan bukan hanya Wahyu, tapi karena saat ini dia yang harus dimaksimalkan karena untuk PON Papua nanti. Semua atlet yang saya bina, sudah saya anggap seperti anak sendiri,” katanya di Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Kamis (5/8/2021) sore kemarin.
Sambungnya, meski para atlet ia anggap sebagai anak, bukan berarti mereka bisa santai dalam proses latihan. Menurutnya, penerapan disipilin yang ketat harus selalu dilaksanakan.
Ita juga mengatakan, para atlet khususnya Wahyu yang akan berlaga di PON Papua nanti, harus melaksanakan dan mematuhi instruksinya sebagai pelatih. Hal itu dilaksanakan demi perkembangan para atlet.
“Di rumah mereka harus patuh terhadap orang tuanya. Di sini, dalam konteks latihan ya mereka harus patuh sama saya sebagai pelatih. Kalau mereka tidak mendengar arahan saya, mereka dengar siapa lagi? Karena orang tua mereka di tempat latihan ini ya saya. Saya juga membuat begini demi kebaikan mereka,” ucapnya sambil tertawa.
Hal itu ia terapkan, semata-mata untuk menggembleng para atlet. Terutama dalam hal penerapan kedisiplinan. Namun, menurut Ita para atlet yang ia bina memiliki sikap yang baik.
Nantinya saat berlaga di PON Papua, Ita berharap, Wahyu dapat memberikan hasil yang maksimal untuk masyarakat Sumatera Utara. (kesuma)







