Prabowo Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Jalur Padang – Bukit Tinggi

presiden prabowo tinjau perbaikan jalan lembah anai pascabencana 75765
Presiden Prabowo Subianto meninjau progres pembangunan jalan terdampak bencana di kawasan Lembah Anai, ruas Padang Panjang-Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (18/12/2025). (foto:dok)

FORUM JAKARTA | Rencana pembangunan jalan tol di kawasan Lembah Anai mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto. Restu tersebut setelah mengetahui bahwa akses Lembah Anai mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan longsor pada akhir 2025.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan, Lembah Anai adalah jalur nasional di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi.

“Jalan tol Lembah Anai termasuk salah satu yang sudah sempat saya sounding ke presiden dan sudah beliau oke,” kata Dody dalam media briefing di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar menjelaskan, pembangunan jalan tol memiliki sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum masuk tahap konstruksi.

Proyek tol Lembah Anai diawali dengan penyusunan studi kelayakan dan prastudi kelayakan. Setelah itu, kajian lingkungan atau amdal serta dinding penahan tanah (DPT), sebelum masuk ke proses lelang dan penyusunan desain hingga pelaksanaan pembangunan.

“Jadi ini tahapannya memang lagi tahapan desain, persiapan studi kelayakan, amdal, dan DPT untuk menuju ke proses pembangunan konstruksi,” ujar Roy.

Roy menambahkan, pembiayaan proyek tol tersebut akan disesuaikan dengan arahan Presiden dan Menteri PU yang menjadikannya sebagai prioritas. Karena itu, pemerintah membuka peluang berbagai sumber pendanaan.

Dia menyebutkan, sumber pembiayaan dapat berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), pinjaman atau loan, maupun keterlibatan investor swasta yang akan didorong untuk berpartisipasi dalam pembangunan tol Lembah Anai.

“Sumber-sumber pembiayaan karena ini memang prioritas arahan Bapak Presiden dan Pak Menteri, pasti akan dicari sumber-sumber pembiayaan lain,” kata Roy.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Wida Nurfaida menambahkan, kementerian telah mulai melakukan penjajakan awal dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) terkait kemungkinan pendanaan.

“Jadi memang ini karena kemarin arahan Pak menteri, jadi kemarin AIIB juga sudah kita sounding terkait yang teman-teman Bina Marga siapkan FS-nya dan untuk pendanaan loan, ada proses di lender,” ujar dia.

Berdasarkan informasi terakhir, jalur Lembah Anai telah dibuka kembali secara fungsional terbatas untuk kendaraan sejak Desember 2025, sebagai bagian dari langkah pemulihan sementara sebelum solusi permanen dibangun. (ant/lut)