FORUM MEDAN | Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara menggelar pertemuan konsultasi bersama seluruh pengurus IAD se-Sumatera Utara di Aula Gedung Jabal Nur Asrama Haji, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., selaku Pengawas IAD, bersama Wakajati Sumut, para Asisten, para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sumatera Utara, serta pejabat struktural Kejaksaan di wilayah tersebut. Hadir pula sebagai pembicara utama Ketua Umum IAD Pusat Ny. Sruningwati Burhanuddin yang menyampaikan arahan melalui sambungan Zoom.
Dalam sambutannya, Kajati Sumut Dr. Harli Siregar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus IAD Sumatera Utara dan menegaskan pentingnya peran organisasi tersebut dalam mendukung institusi Kejaksaan.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan konsultasi ini diharapkan memberi manfaat positif bagi organisasi Kejaksaan, mengingat tanggung jawab IAD sebagai organisasi pendamping sangat strategis dalam mendukung terwujudnya institusi yang mandiri dan bertanggung jawab.
“IAD diharapkan terus berinovasi, mampu beradaptasi dengan perkembangan dan kemajuan zaman, serta tetap menjaga sikap sederhana dan menghindari gaya hidup hedonisme yang dapat mengganggu integritas dalam kedinasan,” ujar Harli.

Sementara itu, Ketua IAD Wilayah Sumatera Utara Ny. Tiurmaida Harli Siregar menekankan bahwa IAD memiliki tanggung jawab besar, baik dalam lingkup rumah tangga maupun dalam mendukung tugas kedinasan suami sebagai insan Adhyaksa.
Ia mendorong seluruh pengurus dan anggota IAD untuk berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta modernisasi administrasi organisasi melalui pemahaman digitalisasi guna mewujudkan tata kelola organisasi yang baik.
“Sebagai Dharmakarini harus mampu mengemban dan menyesuaikan tanggung jawab dalam rumah tangga, namun tetap mendukung tugas kedinasan suami,” ujar Tiurmaida.
Untuk memperkuat pemahaman tersebut, kegiatan juga menghadirkan pakar komunikasi dan motivator nasional, Dr. Aqua Dwipayana. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya menjaga kesederhanaan, menghindari gaya hidup hedonisme, serta kemampuan manajemen waktu antara peran di rumah tangga dan dukungan terhadap tugas kedinasan suami.
Setelah rangkaian acara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pergelaran inovasi dan promosi UMKM yang menampilkan jajanan khas dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Selain itu, para pengurus IAD se-Sumatera Utara juga menampilkan pertunjukan karya seni sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan kreativitas organisasi.
Melalui pertemuan konsultasi ini, IAD Sumatera Utara diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai organisasi perempuan yang mendukung tugas dan integritas institusi Kejaksaan. (re)







