Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi dan Konversi Motor Listrik

Untitled 1 11
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 5 Maret 2026

FORUM JAKARTA |  Presiden Prabowo Subianto membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mempercepat transisi energi baru terbarukan (EBT) di Tanah Air. Kepala negara menunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memimpin satgas tersebut.

“Bapak presiden membentuk tim satgas untuk bisa melakukan percepatan ini. Tadi kami diberikan tugas oleh Bapak presiden sebagai ketua satgas dalam menjalankan dan menerjemahkan secara cepat,” ujar Bahlil seusai rapat bersama presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Bahlil menjelaskan, satgas tersebut akan memiliki tugas mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas hingga 100 gigawatt hingga mempercepat konversi kendaraan bermotor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.

Presiden Prabowo, kata Bahlil, menargetkan konversi secara bertahap terhadap sekitar 120 juta sepeda motor yang saat ini masih menggunakan bahan bakar bensin menjadi motor listrik.

Bahlil menjelaskan setiap tahun ada sekitar 200.000 motor yang dikonversi dari motor bensin ke motor listrik. Namun, presiden menginginkan transisi ke energi baru terbarukan dapat diakselerasi lebih cepat, termasuk konversi motor listrik.

“Insyaallah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal tiga sampai empat tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi,” tutur Bahlil.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan transisi energi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi subsidi energi dalam negeri.

“Dengan kita mengkonversi dari PLTD, diesel, ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik,” pungkas Bahlil.(an/bsc)