Pegulat Putri Sumut Gagal Persembahkan Medali, Diduga Akibat Aturan Baru

IMG 20211009 WA0114


FORUM MERAUKE | Perjuangan pegulat putri Sumut, Heka Mayasari di pentas PON XX/2021 di Papua berakhir sudah.

Ia belum berhasil meraih medali setelah hanya menempati peringkat keempat kelas 53 kg, gaya bebas, Jumat (8/10/2021) sore di GOR Futsal Dispora Merauke.

Gagalnya Heka meraih medali tidak terlepas peraturan pertandingan baru yang diterapkan panitia pelaksana di event ini.

Aturan yang mengacu kepada ketentuan Federasi Gulat Internasional ini sesungguhnya diprotes hampir seluruh kontingen.

Dalam aturan baru, tidak ada istilah juara tiga bersama. Artinya, untuk memperebutkan medali perunggu, dua pegulat yang kalah di semifinal harus kembali bertanding.

“Kita memprotes aturan baru ini karena belum disosialisasi sebelumnya. Tapi Panitia bersikeras tetap mengacu kepada aturan baru,” kata Pelatih Gulat Sumut Anggi Muda Siregar usai rapat khusus soal aturan baru tersebut usai pertandingan.

Pembahasan soal aturan baru ini pulalah yang membuat jadwal semifinal diundur lebih setengah jam.

Dalam pertandingan kemarin, Heka yang berada di Grup A sesungguhnya tampil baik. Di laga pertama, ia kalah 0-1 dari Eka Setiawati dari Jabar. Meski kalah di laga pertama, namun Heka tidak kalah semangat.

Pelatih Anggi Muda Siregar terus memberi spirit agar pegulat putri asal Karo tersebut bisa memenangi laga keduanya melawan Meshke Patriske dari Papua.

Sementara itu, Sekum KONI Sumut, Drs H Chairul Azmi Hutasuhut Mpd didampingi pengurus lainnya seperti H Sofyan Yahya, Ramli Tarigan dan Fahri Nasution juga terus memberi motivasi.

Upaya ini membuahkan hasil. Heka tampil lebih baik di laga kedua. Ia pun mencatat kemenangan 4-1 atas Meskhe dari Papua, dan Heka lolos ke semifinal dengan status runner up Pool B.

Molornya jadwal semifinal dampak pembahasan aturan baru diduga berdampak terhadap kesiapan Heka.

Di laga semifinal melawan juara Grup A, Candra Marimar (Jatim), ia terkesan terlambat panas. Akibatnya, Heka banyak kehilangan angka dan akhirnya harus mengaku kalah.

Diperebutan tempat ketiga, Heka juga harus mengakui keunggulan Dewi Ulfah, wakil dari Kaltim shingga ia gagal meriah medali.

Sementara medali emas nomor ini diraih Candra Marimar yang mengalahkan Eka Setiawati (Jabar).

Dengan hasil ini, Sumut di cabor gulat tinggal berharap kepada Febrianto Sembiring yang baru turun bertanding pada, Rabu (13/10/2021) mendatang di kelas 67 kg, gaya Grego. (kesuma)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *