FORUM MEDAN | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Medan, Edwin Sugesti Nasution meninjau kondisi drainase dan gorong-gorong di kawasan bawah jembatan tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung. Menurut Edwin, salah satu faktor penyebab banjir di daerah tersebut ketika hujan turun deras, akibat tersumbatnya gorong-gorong dan drainase yang melintang satu sisi ke sisi lainnya yang diketahui sudah tertutup tanah dan mengering serta ditumbuhi rumput.
“Jalur drainase di kawasan pintu tol Bandar Selamat ini harus segera dilakukan pengorekan dan pemeliharaan. Semua sampah serta timbunan tanah harus segera dibuang, maka niscaya ditempat ini akan terhindar dari banjir, karena luas drainase juga dari 1,5 meter semakin ke dalam semakin mengecil dan dampaknya aliran air juga tidak mampu mengalir sampai ke arah perumahan Citra Land,” tukasnya, Kamis (25/11/2021).
Politisi dari Partai PAN ini pun kembali menegaskan bahwa permasalahan drainase dan gorong-gorong tersebut sebenarnya diharapkan menjadi tanggung jawab pihak PT Jasa Marga dalam pemeliharaannya bersama Pemko Medan dan Pemprovsu. Meski begitu, Pemko Medan melalui Dinas PU Kota Medan tetap peduli dengan menurunkan tim untuk menarik dan membersihkan drainase dan gorong-gorong yang telah dipenuhi dengan berbagai sampah dari plastik dan lain sebagainya.
Edwin yang duduk di komisi 4 DPRD Kota Medan ini pun mengaku jika saat ini Kota Medan belum terbebas dari banjir disebabkan masih banyaknya drainase dan gorong-gorong yang tidak sinkron dengan aliran lain, selain dipenuhi sampah dan timbunan tanah padat.
“Jadi permasalahan sampah ini merupakan tanggung jawab kita bersama termasuk juga Pemko Medan, Pihak Jasa Marga dan Pemprovsu serta pemerintah pusat agar kota Medan dapat terbebas dari masalah banjir,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Edwin Sugesti Nasution juga turut melakukan pengorekan sampah yang banyak ditemui di dalam gorong-gorong termasuk telah terjadinya pengerasan drainase akibat dipenuhi oleh tanah yang sudah mengeras.








