Raih 4 Emas di Kejurnas, Gubsu Apresiasi Karateka Pelajar PPLP Sumut

IMG 20210910 WA0187


FORUM MEDAN | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengapresiasi prestasi yang dicapai para karateka pelajar di Kejurnas karate antar PPLP se Indonesia yang berlangsung di Lampung, 29-30 Agustus lalu.

“Saya bangga dan terus lah berlatih, karena atlet harus berjuang keras,” kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan kemarin.

Gubsu menyampaikan hal itu saat bersilaturahmi dengan para atlet asal Sumut yang siap berangkat mengikuti PON di Papua dan atlet PPLP Sumut.

Di Kejurnas yang berlangsung dua hari (29-30 Agustus) tersebut, karateka PPLP Sumut berhasil meraih, 4 emas dan 2 perak. Pada event ini Sumut menurunkan tujuh atlet. Satu atletnya Salsah belum beruntung.

Adapun medali emas diraih atas nama karateka Marco Sitanggang kls -55kg, Alya lubis kls -42 kg, Lala Tantri Sagala–59kg. dan Adelia kls + 59 (emas). Sedang dua medali perak, diraih atas nama, M.Faiz Zein -68 kg dan Ardiani Siti Fadillah -48 kg perak

Edy berharap para atlet pelajar asal Sumut harus membuat bangga warga Sumut. Dia mengatakan Sumut merupakan provinsi jagoan.

Untuk itu Edy minta atlet pelajar meningkatkan skillnya karena sangat diharapkan menjadi atlet andalan Sumut khususnya nanti pada saat PON XXI 2024 yang akan datang di Sumatera Utara.

“Sumatera Utara ini dilahirkan menjadi provinsi juara, Sumatera Utara ini provinsi yang hebat, provinsi yang jago,” ucap Edy.

Dia kemudian bercerita soal dirinya yang pernah ikut perang. Dia mengatakan saat itu dirinya sangat sering hampir kena peluru.

“Tak sembarangan saya ngomong ini, saya alami 16 kali perang. Yang saya omongin bukan perangnya, yang saya omongi peluru ini lewat-lewat di samping saya. Ada pernah saya pakai topi, ada berjarak beberapa mili, topinya terbang,” tambahnya.

Edy kembali mengatakan, tentara memang bertugas perang dengan senjata. Sementara bagi atlet, katanya, medan perangnya adalah bertanding di cabang olahraga masing- masing.

“Yang ada olahraga, itulah gantinya perang. Siapa yang juara dikibarkan bendera, itu kalau di tingkat internasional. Pada tingkat nasional pada saat mengalungkan medali, dari Sumatera Utara,” jelasnya.

Sementara Kadisporasu didampingi UPT PPLP Sumut, H Afri berharap, kedepan pembinaan atlet PPLP akan semakin ditingkatkan, sehingga seluruh cabor yang dibina di PPLP Sumut dapat berjaya dalam setiap event.

“Kita harus optimis menjadikan olahraga Sumut lebih bermartabat,” pungkas Ardan mengakhiri. (kesuma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *