DAERAH  

HUT ke-7 Forum Keadilan Sumut: Evaluasi, Perkuat Literasi dan Berbagi Kasih

OK f05875a a6c9 42e9 b0f7 f3b0d6d9e476

FORUM MEDAN | Media online www.forumkeadilansumut.com memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 dengan menggelar serangkaian kegiatan yang mengusung semangat evaluasi, peningkatan kualitas jurnalistik, dan kepedulian sosial, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut meliputi rapat evaluasi internal, pelatihan literasi jurnalistik berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga anjangsana ke panti asuhan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan tujuh tahun media tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan evaluasi menyeluruh yang diikuti jajaran redaksi dan manajemen perusahaan. Evaluasi tidak hanya membahas peningkatan kualitas pemberitaan, tetapi juga menyangkut strategi pengembangan perusahaan, pemasaran, serta tampilan media agar semakin adaptif menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pembaca.

Pemimpin Redaksi www.forumkeadilansumut.com, Zainul Arifin Siregar, mengatakan perkembangan teknologi AI telah membawa perubahan besar dalam dunia jurnalistik. Menurutnya, hampir semua orang kini dapat menghasilkan tulisan yang menyerupai karya jurnalistik dengan bantuan teknologi.

“Di era penggunaan Artificial Intelligence (AI) saat ini, informasi apa pun bisa ditulis dengan baik layaknya sebuah berita. Bahkan anak-anak sekarang sudah mampu memanfaatkan AI untuk membuat tulisan. Ini menjadi tantangan serius bagi wartawan. Karena itu, kita harus mampu memanfaatkan AI tanpa meninggalkan Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Ramah Anak, Undang-Undang Pers, serta ketentuan hukum lainnya,” ujar Zainul saat membuka kegiatan peningkatan literasi jurnalistik di Medan.

Dalam pemaparannya, Zainul menjelaskan berbagai perangkat AI yang kini banyak dimanfaatkan wartawan, seperti ChatGPT, Gemini, Dola, Grammarly, Midjourney, dan Perplexity. Menurutnya, ChatGPT dan Gemini menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan karena mampu membantu mempercepat proses penulisan berita dengan tata bahasa yang baik.

Namun demikian, ia mengingatkan agar penggunaan AI tidak membuat wartawan kehilangan kemampuan dasar jurnalistik.

“AI memang sangat membantu, tetapi jika digunakan secara berlebihan dapat membuat wartawan malas berpikir dalam menyusun kerangka berita, menentukan unsur 5W+1H, menyusun lead, hingga membangun gaya bahasa sendiri,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa penggunaan AI membuat redaksi semakin sulit membedakan karya tulis asli wartawan dengan hasil olahan teknologi.

“Akibat penggunaan AI, standar untuk membedakan wartawan senior dan pemula dalam kemampuan menulis menjadi semakin tipis. Karena itu, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi salah satu ukuran penting profesionalisme seorang jurnalis,” tegas mantan Redaktur Pelaksana Majalah FORUM Keadilan tersebut.

ok e3bd60ce ff1c 40c3 8fed bfa72517638a 1

Sebagai bentuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, seluruh wartawan www.forumkeadilansumut.com diwajibkan mengikuti UKW agar kompetensi jurnalistik tetap terjaga di tengah perkembangan teknologi digital.

Selain membahas kualitas jurnalistik, Zainul juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan perusahaan media. Menurutnya, eksistensi media tidak hanya bergantung pada kualitas pemberitaan, tetapi juga dukungan seluruh unsur perusahaan dalam meningkatkan pendapatan melalui iklan, advertorial, dan kerja sama publikasi.

“Perusahaan adalah rumah besar bagi seluruh insan media. Jika tidak dijaga bersama, maka lambat laun akan kehilangan kekuatannya. Karena itu, semua pihak harus ikut berkontribusi demi keberlangsungan perusahaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa hasil evaluasi yang dilakukan menjadi bahan perbaikan untuk membawa Forum Keadilan Sumut semakin profesional dan mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan media digital.

Kegiatan peningkatan literasi jurnalistik diikuti wartawan Forum Keadilan Sumut dari Medan, Binjai, Deliserdang, dan Langkat. Selain itu, hadir pula perwakilan organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap dunia jurnalistik.

Usai kegiatan pelatihan, seluruh jajaran redaksi dan manajemen melanjutkan rangkaian HUT ke-7 dengan mengunjungi panti asuhan di kawasan Mariendal. Dalam kegiatan tersebut, mereka berbagi kasih sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan tujuh tahun www.forumkeadilansumut.com.

Momentum HUT ke-7 ini menjadi refleksi bagi Forum Keadilan Sumut untuk terus meningkatkan kualitas jurnalisme yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. (sazali/kiki/fattah)