FORUM MEDAN | Direksi Perumda Tirtanadi terus berbenah. Sarana prasarana bertahap dilengkapi. Tata kelola administrasi ditata rapi. SDM pegawai dilatih dalam penerapan sistem digitalisasi. Tujuannya adalah untuk peningkatan pelayanan publik. Tak heran kalau perusahaan plat merah itu kini banjir apresiasi.
Apresiasi dari berbagai pihak menyeruak sejak Perumda Tirtanadi dipimpin Direktur Utama (Dirut) Kabir Bedi, Direktur Limbah Fauzan Nasution, Direktur Air Bersih Harun Al-Rasyid, serta Direktur Administrasi dan Keuangan Humarkar Ritonga. Secara kolektif kolegial, jajaran direksi bahu membahu melakukan terobosan demi memajukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi dan kini menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi.
Hal ini dikatakan, Alian Napiah Siregar Bendahara Umum Relawan Indonesia Kerja (RIK) yang merupakan Relawan Pemenangan Presiden Jokowi. Senin (07/02/2022), saat ditemui di lobi Hotel Adimulia Medan.
“Sejak Kabir Bedi jadi Dirut berbagai kunjungan dari Daerah seperti Komisi B DPRD Tapanuli Utara begitu juga dari luar negeri Japan Internasional Coporation Of Walfare Service (Jicwels). Ini membuktikan kinerja Dirut dan direktur Perumda Tirtanadi saat ini menjadi perhatian untuk belajar di Tirtanadi,” terang Alian yang juga sudah mengabdi jadi jurnalis ditirtanadi selama 22 tahun.

Dikatakannya, Kabir Bedi yang juga Ketua Ketua Umum Forum Komunikasi Air Limbah Pemukiman (Forkalim) juga terus memantau tempat sumber mata air dari Sibolangit hutan Geologi hayati yang sudah digunakan ratusan tahun lebih. “Diduga banyak hutan daerah itu sudah ditebang oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, sehingga berdampak berkurang sumber air,” ungkap Alian Napiah Siregar yang juga Ketua Umum Forum Wartawan Peduli Air (Forwara) Sumatera Utara (Sumut).
Diharapkannya, ada temuan dari Kabir Bedi yang juga Wakil Ketua Umum Perpamsi Pusat. Sudah seharusnya pihak aparat penegah hukum bertindak. Hutan yang menjadi sumber mata air, merupakan sumber kehidupan bagi mahluk hidup khususnya rakyat Sumut.

Diutarakannya, Kinerja Kabir Bedi juga terus semakin maju dengan melakukan upaya pencegahan penyuapan terhadap kinerja bawahannya. “Dibuktikan (Kabir Bedi) dengan memanggil setiap unit Kerja agar melaksanakan tugas sesuai sistem yang berlaku pada Perumda Tirtanadi” jelas Alian.
Untuk itu, ujarnya. Mari kita dukung kinerja Direktur Utama Perumda Tirtanadi untuk membesarkan perusahaan dalam melayani kebutuhan air bersih. “Kepada Kabir Bedi juga harus benar-benar menempatkan orang-orang yang cocok ditempat unit kerja. ‘The right man of the right please’ jangan karena kedekatan atau orang cari muka, maka ditempatkan yang bukan pada tempatnya” tuturnya.

Alian yakin Kabir Bedi dalam memilih team cukup bijaksana dan teliti. “Sebagai tambahan dan perhatian untuk Dirut Perumda Tirtanadi agar memberdayakan barang-barang yang tak berguna untuk jadi pemasukkan kas. Antara lain, banyaknya aset-aset yang tak berfungsi lagi. Kiranya bisa dijadikan kas alias dijual agar tidak hilang begitu saja barang yang sudah tak berfungsi lagi. Tapi, masih punya nilai jual walaupun tak seberapa” terang Alian.
Sementara itu, Sekretaris Perumda Tirtanadi Jamal Ritonga mengatakan, bahwasanya Direktur Utama Perumda mengatakan dalam rapat intern, setiap unit kerja harus bekerja dengan sungguh-sungguh untuk peningkatan karir dan penambahan bonus kerja. “Pernyataan tersebut bertujuan agar setiap Kepala Unit Kerja dan karyawan Perumda bekerja dengan sungguh dan bekerja diatas maksimal” harapnya.







