Dinilai Berhasil Pimpin Desa Simpang Empat dan Banyak Lakukan Terobosan Pembangunan
FORUM ASAHAN | Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2022 segera digelar di beberapa desa di Asahan. Banyak warga dan pengamat politik memantau perhelatan yang sangat berdampak pada Pemilu serentak 2024 mendatang. Soalnya, semua partai politik akan menyiapkan calon-calonnya untuk memenangkan Pilkades serentak ini. Termasuk salah satu Kades Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan.
Sang Kades incumbent Yafit Ham Marpaung yang didukung warga Desa Simpang Empat telah banyak melakukan perubahan. Hal ini dikatakan beberapa warga saat ditemui di sela sela kegiatan sang kades dalam acara vaksin bersama Forkompimca dan kegiatan gotong royong bersama warga di Dusun XIX dan pembangunan gapura selamat datang di desa simpang empat.

“Kades Yafit Ham Marpaung telah banyak melakukan perubahan. Warga Desa Simpang Empat mendukung beliau kembali memimpin desa ini,” ucap Fahmi dan Heri, warga Desa Simpang Empat.
Kades yang dikenal dekat dengan jurnalis dan warga ini, saat ditemui tim jurnalis mengatakan bahwa beliau masih fokus mengejar ketinggalan pembangunan di Desa Simpang Empat ini, walaupun banyak program-program yang sudah terealisasi di masa kepemimpinannya. “Walaupun masih ada kekurangan di sana sini, itu sangat lah wajar karena namanya manusia, pasti ada kelebihan dan kekurangan,” ujar sang Kades.
Desa Simpang Empat merupakan pintu masuk Asahan dari wilayah Kota Tanjungbalai dan merupakan kota bisnis yang sedang berkembang dan banyak dilirik investor yang memliki luas lahan cukup strategis.
Ketika ditanya apa saja program ke depan saat warga memintanya kembali memimpin Desa Simpang Empat, Kades Yafit Ham mengatakan akan tetap mempertahankan program yang sudah dibuatnya seperti memberikan program gratis pengurusan adminstrasi di desa, memberikan pelayanan gratis mobil ambulans, pemberian honor kepada guru mengaji dan sekolah minggu untuk guru-guru nasrani.

“Saya juga sudah menyiapkan proposal pembangunan infrastruktur yang tertinggal kepada anggota DPR dan DPRD provinsi agar para wakil rakyat tersebut memberikan perhatian kepada Desa Simpang Empat yang merupakan pintu masuk dari negara tetangga Malaysia. “Karena kalau hanya mengharapkan dana desa dan APBD, tidak lah cukup untuk memenuhi pembangunan di Desa Simpang Empat ini. Saya juga harus melakukan terobosan dan mengundang sebanyak banyaknya para wakil rakyat agar bisa lebih memperhatikan desa kami ini,” katanya.
Dengan slogan menjadi pemimpin muda yang berani dan tangguh untuk membangun Desa Simpang Empat menjadi lebih bersih, aman, tentram, dan bersahaja, Yafit akan siap melanjutkan pembangunan dan program-program Desa Simpang Empat. “Apabila warga meminta untuk kembali memimpin desa, saya akan melaksanakan kepercayaan warga dan memberikan yang terbaik untuk warga dan desa ini,” ujar sang kades. (tim)







