FORUM MEDAN | Ketua Komisi III DPRD Medan, Muhammad Afri Rizki Lubis menyoroti sarana dan prasarana di Pasar Tradisional terutama dalam meningkatkan kenyamanan saat para calon pembeli belanja di dalam Pasar.
“Coba lihat parit di depan Pasar Sei Kambing Jalan Gatot Subroto ini tidak lancar, pantasan saja aliran air bekas ayam dan ikan dari dalam tidak mengalir. Jadi harus ada kolaborasi antara PUD Pasar Medan, Dinas Perkim dan Dinas PU,” ucap Ketua Komisi III DPRD Medan, Muhammad Afri Rizki Lubis seusai meninjau ketersediiaan minyak goreng (migor) di Pasar Sei Kambing, Selasa (22/02/22).
Tentunya, ketika hujan deras tentu menimbulkan genangan air yang berimbas ketidaknyaman para pembeli ketika masuk kedalam areal Pasar Sei Kambing.
Afri juga menuturkan pembenahan Pasar harus dilakukan termasuk penyediaan pendingin untuk penyimpanan ikan dan sayuran, meski tidak bisa terburu-buru namun bisa dilakukan secara bertahap.
Tentunya pengelolaan Pasar dilakukan secara benar maka ini akan menambah PAD, karena ini butuh keseriusan dan kordinasi yang dilakukan antar instansi.
Dalam kunjungan tersebut, Afri didampingi Anggota Komisi III DPRD Medan, Edward, Netty dan Hendri Duin. (Ac)







