FORUM MEDAN | Ketua DPRD Medan, Hasyim meminta agar Dinas PU Kota Medan segera melakukan pengorekan parit dikawasan Kotamatsum I, II, dan III, di Kecamatan Medan Area. Hal ini dikatakan Hasyim, Jumat (04/03/22) saat menyikapi permasalahan banjir dikawasan tersebut.
Dikatakannya, ia mendapatkan informasi dari warga yang bermukim dikawasan tersebut. Masih dalam penuturannya tidak hanya di Kotamatsum juga terjadi dikawasan Kelurahan Sukaramai juga menjadi perhatian oleh Dinas PU Kota Medan.
Hasyim mengatakan kawasan rawan banjir, Jalan Rahmadsyah, Puri, Amaliun, Ismailiyah, Halat, serta Jalan AR Hakim khususnya yang berdekatan dengan Pasar Sukaramai.
Dikatakannya, Walikota Medan dibawah kepemimpinan Bobby Nasution sangat peduli dengan keluhan warga masyarakat. “Kita lihat sendiri bagaimana responnya saat banjir melanda Kota Medan pada hari Minggu dan Senin 27-28 Februari 2022 beberapa waktu lalu. Bobby dengan Gerak Cepat (Gercep) langsung turun ditengah hujan melanda didampingi Topan Obaja Ginting Kadis PU Kota Medan” terangnya.
Lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Walikota Medan dan Kadis PU langsung bereaksi secepatnya untuk mengurangi kebanjiran. Dan saat ini saja terus berupaya mengantisipasi banjir jika hujan turun.
Sementara itu, Kepling Lingkungan 14 Indra Kelurahan Komat 2 Kecamatan Medan Area menerangkan masalah banjir dilingkungannya saat menghadiri Rapat Pleno Ranting dan Anak Ranting Lingkungan 14 Komat II PDI Perjuangan Kecamatan Medan Area. “Kami Warga dilingkungan ini merasa ketakutan jika hujan turun. Karena pada umumnya jika hujan lebat dan agak lama. Maka dapat dipastikan gang kami ini, akan banjir” terangnya.
Dijelaskannya, Penyebab banjir ini dikarenakan parit yang dangkal. Dulu pernah dikorek oleh team P3SU (Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum) tapi dikorek sampahnya aja dan tidak dalam. Maka, diperlukan pengorekkan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum, biar dikorek lebih dalam lagi.
Ditambahkannya, dilingkungan 13 komat II ada rumah diatas parit yang masih satu aliran dari parit Lingkungan 14. “Itu juga bisa berdampak penyebab banjir” ungkapnya.
Kadis PU Kota Medan Topan Obaja Ginting melalui Whatshapnya menjawab, segera menurunkan tim nya kelokasi turunkan anggota kelokasinya banjir. (AC)







